Dari Pertambangan hingga Perbankan, 15 Perusahaan Ikut Andil di Job Fair 2026 Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayah perbatasan untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada tenaga kerja lokal.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui Job Fair 2026 yang melibatkan 15 perusahaan dan lembaga dengan beragam lowongan kerja, mulai dari sektor pertambangan, perkebunan, perbankan, pendidikan, hingga industri kreatif.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Nunukan, H. Muhammad Amin, mengatakan pembukaan lapangan kerja harus menjadi bagian dari pembangunan daerah agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kesempatan memperoleh pekerjaan tanpa harus meninggalkan daerahnya.

Amin menegaskan momentum HUT ke-27 Kabupaten Nunukan harus diikuti langkah nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, termasuk memperluas kesempatan kerja.

“Di usia ke-27 ini, kita tidak hanya merayakan dengan pesta, tetapi merayakan dengan karya nyata untuk rakyat. Apa karya yang lebih mulia di hari ulang tahun selain memberikan kesempatan kerja dan harapan masa depan bagi putra-putri kita sendiri,” ujarnya.

Menurut Amin, salah satu tantangan yang perlu dijawab pemerintah daerah adalah memastikan masyarakat lokal memiliki akses terhadap peluang kerja yang tersedia di Nunukan. Karena itu, perusahaan diminta ikut berperan dalam membuka kesempatan kerja bagi putra-putri daerah.

Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan melalui Job Fair, Pemkab Nunukan juga mendorong peningkatan keterampilan melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK). Langkah ini diharapkan membantu pencari kerja memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan dunia usaha.

Baca Juga :  2 Pengedar Sabu di Nunukan Diamankan Tim Gabungan, Barbuk 81 Gram dan 42.100 Ringgit Malaysia Turut Disita

“Job Fair ini adalah jawaban kita. Khusus untuk warga Nunukan, kita siapkan pelatihan singkat siap kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Ini adalah wujud dari semangat Nunukan Maju, Berdaya Saing. Maju infrastrukturnya, berdaya saing SDMnya,” kata Amin.

Dalam Job Fair 2026 ini, sejumlah perusahaan menawarkan posisi di sektor pertambangan dan perkebunan. PT FAP Agri Tbk, misalnya, membuka lowongan operator alat berat, meliputi operator excavator, road grader, compactor, dan backhoe loader.

Sementara PT Mandala Karya Prima menawarkan sejumlah posisi di sektor pertambangan, mulai dari mining supervisor, production officer, mining foreman, operator excavator, pengemudi dump truck berkapasitas 100 ton, hingga operator grader dan bulldozer.

Peluang kerja di sektor perkebunan juga tersedia melalui PT SIL SIP dan PT Nunukan Bara Sukses. Posisi yang ditawarkan antara lain pemanen, kerani panen, operator excavator, mandor penanaman, tenaga bidang lingkungan, serta pekerjaan teknis lainnya.

PT Adindo Hutan Lestari membuka lowongan di bidang sumber daya manusia, hospitality officer, pengelolaan air, persiapan lahan, dan mandor operasional. Adapun PT Nunukan Jaya Lestari menawarkan posisi perawat dan petugas keamanan.

Baca Juga :  Kualitas Udara di Nunukan Dalam Kategori Baik

Selain kedua sektor tersebut, BRI Cabang Nunukan membuka peluang untuk posisi frontliner atau teller dan BRILiaN Banking Associate Program. FIF Group Tarakan menawarkan posisi collection field, marketing credit executive, dan sales force.

Di bidang pendidikan dan kesehatan, PT SIL SIP membuka lowongan guru PJOK, guru sekolah dasar, apoteker, dan surveyor. LPK Robby Perbatasan turut menawarkan posisi administrasi, instruktur konstruksi, instruktur barista, serta instruktur housekeeping.

Sementara itu, Ramita Batik membutuhkan tenaga untuk pekerjaan mencanting dan mencetak batik. H22 Auto membuka lowongan desainer grafis, pemasang stiker, mekanik mobil, dan tenaga las. Dealer Nusantara Sakti dan NSC Finance juga menyediakan peluang di bidang pemasaran.

Untuk BP3MI Kalimantan Utara dan P3MI Musafir Kelana memberikan informasi peluang kerja bagi calon pekerja migran Indonesia, termasuk pekerjaan di sektor perkebunan. Begitu juga BPJS Ketenagakerjaan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Pencari kerja dapat memindai barcode yang disediakan panitia untuk memperoleh informasi persyaratan dan lowongan. Pelamar juga perlu memastikan kualifikasi, dokumen yang dibutuhkan, serta mekanisme pendaftaran kepada perusahaan yang dituju.

Amin mengatakan, meski melibatkan 15 perusahaan dan lembaga, kebutuhan akan kesempatan kerja yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keterampilan pencari kerja masih menjadi perhatian.

Baca Juga :  Liquid Ganja Sintetis Ancam Pelajar di Nunukan, Polisi Tekankan Peran Pengawasan Orang Tua

Nurani Maharani, salah satu peserta Job Fair, berharap Pemkab Nunukan dapat terus mendorong perusahaan dan instansi di daerah untuk membuka lebih banyak lowongan pekerjaan. Lulusan Sarjana Pendidikan Universitas Mulawarman itu mengikuti Job Fair untuk mencari peluang yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya, terutama di bidang pendidikan dan administrasi.

“Saya berharap ke depannya pemerintah daerah bisa lebih banyak lagi membuka lowongan pekerjaan di perusahaan atau instansi yang ada di Kabupaten Nunukan. Sehingga kami putra dan putri daerah dapat mendapatkan pekerjaan yang lebih layak,” ungkapnya.

Harapan tersebut menjadi catatan penting bagi penyelenggaraan bursa kerja. Banyaknya perusahaan yang berpartisipasi perlu diikuti proses rekrutmen yang transparan, informasi persyaratan yang jelas, serta kesempatan yang dapat diakses pencari kerja lokal.

Amin menegaskan, pemerintah daerah memberikan ruang bagi investasi dan aktivitas usaha di Nunukan, tetapi perusahaan juga diharapkan memperhatikan kesejahteraan masyarakat setempat melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Berinvestasilah di Nunukan, dan rekrutlah tenaga kerja lokal Nunukan. Kita jamin kemudahan berusaha, asalkan kesejahteraan pekerja lokal menjadi prioritas,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina