Rahmawati Ingatkan Warga Tarakan Tak Asal Pilih Klinik Kecantikan

benuanta.co.id, TARAKAN – Masyarakat Kota Tarakan diminta lebih cermat dalam memilih klinik kecantikan. Keinginan memperoleh kulit yang sehat dan terawat perlu diimbangi dengan pemeriksaan kondisi kulit serta kepastian kompetensi tenaga medis yang memberikan pelayanan.

Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rahmawati, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menjalani perawatan kecantikan hanya karena mengikuti tren atau tergiur layanan yang ditawarkan.

Menurutnya, setiap tindakan kecantikan perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing pasien. Perawatan yang tidak tepat justru berpotensi merugikan konsumen.

“Di sini kliniknya jelas dengan dokter-dokter yang terpercaya, yang sudah mendapat sertifikat. Kemudian, tidak asal memberikan perawatan, harus disesuaikan dengan kulit wajah,” ujarnya saat menghadiri pembukaan The Best Clinic di Tarakan.

Baca Juga :  Rahmawati Tekankan Peran Laskar Gerindra Jaga NKRI di Wilayah Perbatasan

Rahmawati menuturkan, sebelum menentukan tindakan, masyarakat sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu untuk mengetahui jenis perawatan yang benar-benar dibutuhkan. Ia menilai, tidak semua masalah kulit harus ditangani dengan prosedur tertentu, termasuk penggunaan teknologi perawatan seperti laser.

“Jangan asal datang langsung, misalnya ada laser atau apa, tetapi tidak sesuai kulit. Justru akan merugikan para konsumen,” tegasnya.

Ia juga menilai, konsultasi menjadi bagian penting agar masyarakat tidak merasa harus
menjalani seluruh jenis perawatan yang ditawarkan klinik. Pemeriksaan yang tepat dapat membantu pasien mengambil keputusan sesuai kebutuhan kulitnya.

Senada dengan itu, dokter The Best Clinic, dr. Rosdiana, mengatakan masyarakat perlu memperhatikan legalitas klinik, kompetensi dokter, serta pengalaman dan pelatihan tenaga yang memberikan tindakan sebelum memutuskan menjalani perawatan.

Baca Juga :  Sasar Anak Yatim dan Dhuafa, Rahmawati Salurkan Bantuan Perlengkapan Belajar

“Memang harus memperhatikan dulu kliniknya seperti apa, apakah ada perizinannya, terus dokternya seperti apa, ada pelatihannya atau ada pengalamannya. Itu juga memang perlu diperhatikan,” jelasnya.

Rosdiana menegaskan, pemeriksaan kondisi kulit semestinya dilakukan sebelum tindakan. Di kliniknya, pasien terlebih dahulu didata dan menjalani konsultasi, kemudian diperiksa menggunakan alat skin analyzer untuk membantu mengetahui kondisi kulit.

Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dijelaskan kepada pasien sebagai dasar untuk menentukan pilihan perawatan. Menurutnya, tindakan tidak seharusnya langsung dilakukan hanya berdasarkan permintaan pasien tanpa mempertimbangkan kondisi kulit.

“Seharusnya memang sebelum tindakan dilakukan pengecekan terlebih dahulu, tidak langsung mengatakan mau perawatan ini atau itu. Kita menyesuaikan kondisi kulit pasien dulu, baru memberikan tindakan,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Buka Diklat Laskar Gerindra di Tarakan, 300 Kader Ikuti Pelatihan

Dirinya menambahkan, rekomendasi perawatan juga dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran pasien. Jika belum memungkinkan menjalani seluruh tindakan yang disarankan, perawatan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan.

Ia menyebutkan, The Best Clinic telah melengkapi legalitas yang diperlukan dan memiliki dokter dengan sertifikasi. Namun, secara umum, masyarakat tetap perlu melakukan pengecekan terhadap setiap klinik yang akan dipilih.

Kehati-hatian tersebut penting agar keputusan menjalani perawatan kecantikan tidak semata-mata didasarkan pada harga, promosi, atau hasil yang dijanjikan, tetapi juga mempertimbangkan keamanan dan kesesuaian tindakan dengan kebutuhan kulit. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina