Gubernur Zainal Lepas Kontingen Kaltara Menuju Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) secara resmi melepas kontingen yang akan berlaga pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (18/6/2026).

Sebanyak 102 orang yang terdiri dari peserta, ofisial, pendamping, dan pengurus diberangkatkan untuk membawa nama baik Bumi Benuanta di ajang nasional tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang,S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kaltara, pelatih, pembina, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen dengan penuh dedikasi.

Menurutnya, Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan seni paduan suara gerejawi, melainkan wadah pembinaan iman, penguatan karakter, pengembangan bakat dan kreativitas, serta sarana mempererat persaudaraan melalui seni dan pujian.

“Keikutsertaan saudara-saudara sebagai duta Provinsi Kalimantan Utara membawa amanah yang besar. Saudara tidak hanya membawa kemampuan dan talenta terbaik, tetapi juga membawa nama baik daerah, kekayaan budaya, nilai-nilai persaudaraan, serta semangat keberagaman yang menjadi kekuatan dan kebanggaan Kalimantan Utara,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekprov Ajak ASN Dukung Sensus Ekonomi dan Jaga Komitmen Tata Kelola Keuangan

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin, kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas dan nilai kebersamaan selama mengikuti kegiatan di Manokwari.

Dirinya meminta para peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, namun tetap rendah hati, santun, serta menjaga sikap yang baik di mana pun berada. Menurutnya, keikutsertaan kontingen juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antardaerah dan menunjukkan kualitas sumber daya manusia Kaltara yang unggul dan berprestasi.

Tak hanya kepada peserta, Gubernur Zainal juga menitipkan pesan kepada pelatih, pembimbing, dan ofisial agar terus mendampingi serta membina seluruh anggota kontingen sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan lancar dan memberikan hasil optimal.

“Saya percaya bahwa dengan kerja keras, doa, disiplin, dan semangat kebersamaan, kontingen Pesparawi Kalimantan Utara akan mampu memberikan hasil terbaik serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Apa pun hasil yang nantinya diraih, saudara-saudara telah menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Utara,” terangnya.

Baca Juga :  Pesan Sekprov Denny untuk ASN Kaltara: Jaga Kekompakan dan Kinerja

Sementara itu, Ketua Umum LPPD Kaltara, Norhayati Andris, mengungkapkan pelepasan oleh gubernur menjadi bentuk restu sekaligus dukungan pemerintah terhadap perjuangan kontingen Kaltara.

Ia menjelaskan persiapan menuju Pesparawi Nasional telah dilakukan sejak dua tahun lalu. Awalnya, ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2025, namun mengalami penundaan hingga 2026 akibat efisiensi anggaran nasional.

“Persiapan ini sudah kami lakukan dua tahun sebelumnya. Justru karena pelaksanaannya bergeser ke tahun 2026, kami mendapat tambahan waktu satu tahun lagi untuk berlatih sehingga semakin memperkuat kesiapan peserta,” ungkapnya.

Norhayati menegaskan seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi tingkat provinsi yang dilaksanakan di Kabupaten Malinau pada 2025. “Keberangkatan ini bukan semata-mata kami pilih begitu saja, tetapi merupakan hasil seleksi tingkat provinsi yang telah kami lakukan di Malinau,” jelasnya.

Pada Pesparawi Nasional XIV kali ini, LPPD Kaltara menargetkan mampu membawa pulang tiga medali emas, meningkat dibanding capaian sebelumnya yang hanya memperoleh satu medali emas.

Baca Juga :  Pergantian Kepala Dispora Kaltara, Saiful Bachry Dorong Kelanjutan Program untuk Masyarakat

Adapun kategori yang menjadi andalan Kaltara meliputi Solo Anak, Solo Dewasa, Musik Pop Gerejawi dari Kabupaten Malinau, serta Paduan Suara Anak dari Kabupaten Nunukan.

“Mudah-mudahan dari kategori-kategori ini bisa mendapatkan emas. Persiapan sudah matang dan saya percaya anak-anak bisa tampil dengan baik, berkonsentrasi, serta menjaga kesehatan agar maksimal saat tampil,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Utara memberikan doa dan dukungan agar kontingen mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Dirinya mengakui persaingan pada Pesparawi Nasional XIV akan berlangsung ketat. Menurutnya, tuan rumah Papua Barat menjadi salah satu lawan yang patut diperhitungkan, begitu pula Jawa Tengah yang sebelumnya berhasil menjadi juara umum.

Kendati demikian, pihaknya tetap optimistis seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik. “Siapa pun lawan kita, kami tetap yakin. Dari berbagai kategori yang diikuti, kami mengandalkan anak-anak ini bisa tampil lebih baik dan memberikan hasil terbaik untuk Kalimantan Utara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *