Coffee Morning Eratkan Silahturahmi Pemkab dengan FKUB Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Mempererat silaturahmi di tahun 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melaksanakan Coffee Morning bersama Bupati Hj. Asmin Laura Hafid dan Wakil Bupati H. Hanafiah serta Sekretaris Daerah Serfianus dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) di Kabupaten Nunukan, Selasa, 10 Januari 2023.

Bupati Laura, menyampaikan pertemuan tersebut juga sebagai wadah berdiskusi antara pemerintah daerah dengan FKUB.

“Kita di pemerintah daerah, mengaggap FKUB Nunukan adalah orang tua kita, dan bagian dari masyarakat juga ikut membantu mengawali pembangunan,” kata Laura.

Baca Juga :  DKPP Nunukan Dorong Pengepul TBS Sawit Tertib Izin dan Timbangan Sesuai Standar

Pemkab Nunukan, lanjut dia, juga membutuhkan saran maupun masukkan dari anggota FKUB yang ada di Nunukan untuk memaksimalkan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Masukkan arahan yang diberikan sehingga bisa menjadi pertimbangan pemerintah daerah ketika mengambil kebijakan yang akan diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami siap bekerjasama, berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kewenangan kami. Ketika ada masalah yang tidak menyangkut di kewenangan kami, maka akan kami bantu untuk memfasilitasi mengkonsumsi kepada pihak yang berwenang,” jelasnya.

Baca Juga :  Optimis Kafilah Pemkab Nunukan Raih Prestasi di MTQ KORPRI Kaltara

Ditambahkan Wakil Bupati H. Hanafiah, kegiatan ini untuk membangun silaturahmi antara pemerintah daerah dengan FKUB di Kabupaten Nunukan, karena hubungan ini perlu dijaga dengan erat sehingga tidak ada sekat satu sama lainnya.

Kilas balik di tahun 2022, tidak ada yang terjadi hal-hal besar yang menimbulkan keresahan masyarakat. Artinya kabupaten Nunukan cukup aman. Hal itu merupakan salah satu konteribusi yang diberikan oleh FKUB untuk menjaga keutuhan keberagaman.

Baca Juga :  Bupati Nunukan Pastikan Seragam Sekolah Gratis Tetap Berlanjut pada Tahun Ajaran 2026/2027

Dia juga mengingat kejadian adanya bom melotov yang terjadi pada tahun 2022 di sungai Bilal. Saat itu FKUB di Nunukan cepat bergerak sehingga tidak adanya gesekan antar kelompok. “Ini tandanya komonikasi FKUB berjalan dengan baik,” tutup Hanafiah. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *