Rakor Biro Umum se-Kaltara Fokus Perbaikan Layanan dan Koordinasi Antar Daerah

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan mendorong penguatan koordinasi dan peningkatan kualitas layanan administrasi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Biro Umum dan Bagian Umum se-Kalimantan Utara yang digelar pada 21–24 April 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan rutin, tetapi diarahkan untuk menghasilkan langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola pelayanan umum di lingkungan pemerintah daerah.

Asisten Administrasi Umum Setda, Sirajuddin, menegaskan bahwa masih terdapat tantangan dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan, mulai dari koordinasi antar instansi hingga standar pelayanan yang belum merata.

Baca Juga :  Lampaui Target, Program RTLH Nunukan Perbaiki 232 Unit Rumah pada 2025

“Rakor ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi bersama agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih efektif dan berkualitas,” ujar Sirajuddin pada Rabu, (22/04/26).

Sejumlah isu menjadi fokus pembahasan, di antaranya peningkatan kapasitas aparatur, penguatan fungsi biro umum, serta optimalisasi koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi.

Panitia mencatat, kegiatan ini diikuti 25 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara. Selain diskusi, peserta juga mengikuti sesi berbagi pengalaman dan penguatan kapasitas guna mendorong penerapan praktik terbaik di masing-masing daerah.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Larang Pabrik Sawit Mainkan Harga TBS Petani

Perwakilan Biro Umum Provinsi Kalimantan Utara, Ari Bayu Prajongko, menilai forum ini penting untuk menjembatani komunikasi dan konsultasi antar daerah yang selama ini masih perlu diperkuat.

“Hasil dari rakor ini diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan, tetapi bisa diterapkan secara nyata dalam peningkatan kinerja pelayanan di daerah,” katanya.

Melalui rakor ini, pemerintah daerah di Kalimantan Utara diharapkan mampu menyusun langkah bersama yang lebih terarah, terutama dalam memperbaiki kualitas layanan publik yang langsung dirasakan masyarakat. (*)

Baca Juga :  Usulan Sekolah Rakyat di Nunukan Tunggu Keputusan Kemensos

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *