benuanta.co.id, BERAU– Prediksi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2027 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, memastikan program-program prioritas dan janji pemerintah kepada masyarakat tetap akan dijalankan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Ia menegaskan, di tengah kondisi fiskal yang diperkirakan mengalami penurunan, pemerintah daerah tetap menempatkan belanja pegawai sebagai prioritas utama. Setelah itu, berbagai program dan kegiatan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Yang pasti kami tetap memprioritaskan belanja pegawai. Sementara untuk kegiatan lainnya akan kami rasionalisasikan sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Meski harus melakukan penyesuaian anggaran, Sri Juniarsih memastikan program-program unggulan pemerintah daerah tidak akan dihentikan. Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan lebih selektif agar tetap berjalan tanpa membebani keuangan daerah.
Menurutnya, sejumlah program yang selama ini menjadi prioritas tetap akan dilanjutkan. Hanya saja, beberapa di antaranya harus mengalami penyesuaian nilai bantuan maupun skala pelaksanaan.
“Insya Allah program-program unggulan tetap kami upayakan berjalan. Mungkin ada pengurangan-pengurangan, seperti bantuan yang sebelumnya nilainya lebih besar, kini harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” katanya.
Ia mencontohkan, besaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sebelumnya mencapai Rp500 ribu kini diturunkan menjadi Rp300 ribu sebagai bentuk efisiensi anggaran. Langkah serupa juga diterapkan pada sejumlah program lainnya agar manfaatnya tetap bisa dirasakan masyarakat secara lebih luas.
Selain itu, pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan pemerintah daerah juga tetap menjadi perhatian. Beberapa proyek prioritas, termasuk pembangunan sirkuit yang masuk dalam program unggulan, disebut akan terus dilaksanakan secara bertahap.
“Kami tetap melaksanakan program-program yang sudah direncanakan, tetapi disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Yang penting tetap berjalan dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Sri Juniarsih berharap masyarakat dapat memahami kondisi keuangan daerah yang saat ini menghadapi tantangan cukup besar.
Menurutnya, pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin mengelola anggaran secara efisien agar tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus merealisasikan program-program yang telah dijanjikan.
“Kami berusaha memaksimalkan seluruh anggaran yang ada agar bisa dirasakan masyarakat. Tentu kami juga berharap masyarakat memahami kondisi yang sedang dihadapi daerah saat ini,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina








