Pemkab Berau Siapkan Wajah Baru Wisata Air Panas Asin Pemapak

benuanta.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersiap merombak total konsep pengelolaan objek wisata Air Panas Asin Pemapak di Kecamatan Biatan. Langkah ini diambil usai destinasi tersebut mendapat sorotan khusus dari Utusan Khusus Presiden Republik Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito.

Saat meninjau lokasi bersama Wakil Bupati Berau Gamalis, Nico mengaku terkejut melihat potensi wisata Pemapak yang sangat unik namun cenderung sepi pengunjung pada hari biasa. Ia pun mendorong Pemkab Berau untuk mengemas ulang destinasi tersebut secara inovatif agar tidak terkesan monoton dan mampu memikat daya tarik wisatawan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Blue Economy Maratua Terkendala, Pemkab Berau Akui Belum Miliki Blueprint Infrastruktur

“Beliau berharap ada terobosan baru, tidak monoton. Beliau minta kita coba lakukan sesuatu yang lebih menarik di Pemapak ini,” ujar Gamalis, Rabu (22/7/2026).

Menanggapi masukan tersebut, Pemkab Berau sepakat daya tarik Air Panas Asin Pemapak tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber air panasnya semata. Kawasan tersebut dinilai butuh sentuhan konsep ikonik yang terpadu agar memiliki nilai jual lebih di mata wisatawan lokal maupun mancanegara.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Berau Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Tak hanya memberikan masukan, Nico Barito juga menyatakan kesiapannya untuk membantu memasarkan potensi wisata Berau ke jaringan investor luar negeri. Meski demikian, Pemkab Berau menegaskan pembenahan infrastruktur dasar tetap menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melakukan promosi masif.

“Infrastrukturnya harus dibangun dan disiapkan dulu, baru dipasarkan secara luas. Daerah lain seperti Maratua kan sudah siap melalui pengembangan ekonomi biru, nah Pemapak ini akan kita dorong ke arah sana,” pungkas Gamalis. (*)

Baca Juga :  Berau Dikepung Lubang Tambang, Wabup Gamalis Minta Perhatian Serius terhadap Kerusakan Lingkungan

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *