573 KK Terdampak Longsor, Pasokan Kebutuhan dan BBM ke Krayan Selatan Terhenti

Nunukan243 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Intensitas hujan yang terus terjadi di Kecamatan Krayan mengakibatkan terputusnya jalan penghubung Kecamatan Krayan Selatan munuju Kecamatan Krayan Induk akibat tertimbun tanah longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Arief Budiman mengatakan hujan yang terjadi sejak 7 hingga 11 September 2022 telah mengakibatkan bencana longsor dan merusak jalan di daerah Po’Terutong Kecamatan Krayan Selatan menuju Kecamatan Krayan Induk terputus sepanjang kurang lebih 200 meter, dan lebar badan jalan 8 meter dengan ketinggian longsoran kurang lebih 150 meter.

Baca Juga :  Pelaku Pembuang Jasad Bayi di Sebatik Dilidik Polisi, Telusuri lewat CCTV hingga Klinik Bersalin

“Apabila curah hujan dengan intensitas tinggi tetap terjadi maka diperkirakan akan ada longsor susulan, jadi longsor pertama itu Po ‘Terutong terus ada longsor susulan lagi jaraknya kurang lebih 2 KM dari longsor pertama,” ujar Arief kepada benuanta.co.id, Rabu (14/82022).

LONGSOR : Jalan penghuung yang tertimbun longsor.

Arief mengungkapkan, tak ada korban jiwa atas kejadian longsor tersebut, namun pihaknya mencatat ada 13 desa dengan total 2.150 Jiwa dari 537 kepala keluarga (KK) yang terdampak dalam bencana longsor. Dampak lain akibat longsor itu mengakibatkan pasokan bahan pokok warga dari Long Bawan terhenti.

Baca Juga :  Bejat! Manfaatkan Situasi Rumah yang Sepi, Ayah di Nunukan Tega Cabuli Anak Kandungnya

“Karena pasokan BBM dari Krayan Induk terhenti, otomatis listrik juga akan mengalami pemadaman karena BBM untuk mesin PLN tidak ada,” katanya.

Ditambahkannya, terkait penanganan longsor yang terjadi pihaknya telah mengkonfirmasi hal tersebut dengan pihak Pemprov Kaltara untuk segera menangani hal tersebut karena akses jalan wewenang dari Pemerintah Provinsi.

“Kita telah tetapkan sebagai darurat bencana selama 30 hari ke depan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Warga Aji Kuning Lakukan Perbaikan Jembatan Kayu secara Swadaya

Reporter: Novita A.K

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *