Deteksi Dini Penyakit, Puskesmas Nunukan Buka Pengobatan Gratis

benuanta.co.id, NUNUKAN – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kabupaten Nunukan mengajak masyarakat untuk tetap hidup sehat demi meningkatkan kesejahteraan manusia.

Kepala UPT Puskesmas Nunukan dr. Ika Bihandayani mengatakan, masih banyak masyarakat di Kabupaten Nunukan belum mengetahui program Puskesmas yang bisa dimanfaatkan.

“Kita meminta agar masyarakat itu tetap hidup sehat tidak perlu menunggu sakit baru kontrol kesehatannya,” kata  dr. Ika kepada benuanta.co.id, Sabtu (18/12/2021).

Baca Juga :  Polisi Bongkar Komplotan Pencuri Sawit dan Pisang di Sebatik Timur, Temukan Barang Bukti Tertinggal di TKP

Dokter Ika menyampaikan berdasarkan datanya, Penyakit Tidak Menular (PTM) sebanyak 60 persen penyebab kematian. Melihat hal itu dia mengimbau masyarakat untuk deteksi dini penyakit minimal dua kali dalam setahun.

Menurutnya, banyak orang yang terlihat sehat namun bisa saja menderita penyakit-penyakit. Semisalnya hipertensi, gula darah tinggi dan diabetes yang jika diabaikan bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Nunukan Soroti Mandeknya Proyek Waduk Mamolo Senilai Rp1,9 Miliar

“Banyak orang tekanan darah tinggi terlihat baik-baik saja. Padahal itu harus diperhatikan dan dilakukan pengecekan sebelum terjadi sesuatu, jadi untuk mencegah hal itu maka perlu menkonsumsi makanan sehat,” jelasnya.

Berbagai upaya juga terus dilakukan demi terbentuknya pola hidup sehat bagi masyarakat. Mulai dari senam sehat bersama masyarakat, hingga pemeriksaan kesehatan secara gratis. Kegiatan ini menyasar anak remaja, calon ibu, dan lainnya. Serta melakukan pencegahan Stunting di wilayah perbatasan khususnya Nunukan.

Baca Juga :  Pembangunan Gerai KDMP Tanjung Aru 30 Persen, Modal Usaha Penting untuk Jalannya Koperasi

“Kami sangat berharap masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan Puskesmas, Posyandu, dan pelayanan kesehatan lainnya agar mendapatkan kesempatan sehingga bisa hidup sehat,” tandasnya. (*)

Reporter : Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *