NUNUKAN – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Sabtu (24/10/2026) disebabkan pekerjaan pemasangan jaringan listrik baru dari pembangkit menuju gardu hubung oleh PT PLN (Persero).
Pasokan listrik yang semula dijadwalkan kembali normal pukul 14.00 Wita baru menyala sekitar pukul 16.00 Wita, atau mundur sekitar dua jam dari jadwal awal.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Nunukan menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik mulai pukul 08.00 hingga 14.00 Wita.
Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan, keamanan, dan kualitas pasokan listrik kepada pelanggan.
Manager PLN UPT Nunukan, I Putu Sudiarta, sebelumnya menyampaikan bahwa pekerjaan jaringan distribusi tersebut mulanya dijadwalkan berlangsung selama enam jam.
Selama pekerjaan berlangsung, pasokan listrik di sejumlah kawasan yang masuk dalam wilayah terdampak dihentikan sementara. Pelanggan juga diimbau mempersiapkan diri untuk mengantisipasi gangguan aktivitas akibat pemadaman tersebut.
Adapun wilayah yang terdampak di Pulau Nunukan, pemadaman mencakup sejumlah wilayah, di antaranya Jalan Taman Makam Pahlawan, Jalan Sanusi, Jalan Yos Sudarso, Jalan Tanjung, Jalan Bahari, Jalan Liem Hie Djung, Jalan Bhayangkara, Jalan Pasir Putih, Jalan Ahmad Yani, Jalan Martadinata, Pasar Baru, Jalan Hasanudin, Jalan Radio, Jalan Sei Bilal, dan Jalan Stadion.
Wilayah terdampak lainnya meliputi Jalan Sei Fatimah, Jalan Sei Apuk, Jalan Tanjung Cantik, Jalan Binusan, Jalan Iskandar Muda, Jalan Pembangunan, Jalan Persemaian, Jalan Sutanto, Jalan Turi, Gang Delima, Gang Daeng Toba, Jalan Manunggal Bhakti, Jalan Pelabuhan Baru, Jalan Borneo, Jalan Lingkar, Jalan Porsas, Jalan Lumba-Lumba, Jalan Rimba, Jalan Fatahillah, Jalan Pongtiku, Jalan Teuku Umar, Jalan Bukit Cinta, Jalan Pesantren, Jalan Antasari, Jalan Angkasa, Jalan Sei Sembilan, Jalan Selisun, Kampung Baru, Pesantren Hidayatullah, Jalan Baru, serta kawasan sekitarnya.
Sementara itu, di Pulau Sebatik, wilayah yang terdampak mencakup Desa Sei Nyamuk, Jalan Bakti Husada, Desa Tanjung Harapan, Jalan Bhayangkara, Desa Bukit Aru Indah, Desa Tanjungaru, Desa Padaidi, Desa Sei Manurung, Desa Tanjung Karang, Desa Bambangan, Desa Binalawan, Desa Setabu, Desa Liang Bunyu, Desa Balansiku, Desa Enrekang, dan daerah sekitarnya.
Sudiarta mengatakan dalam pelaksanaannya pasokan baru kembali menyala sekitar pukul 16.00 Wita. Dengan demikian, waktu normalisasi listrik mundur sekitar dua jam dari jadwal yang telah disampaikan sebelumnya.
PLN sebelumnya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan tersebut.
“Pemasangan jaringan baru ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur kelistrikan untuk menjaga keandalan sistem serta mendukung pelayanan listrik yang aman dan berkualitas bagi masyarakat,” jelasnya.
Pelanggan di wilayah terdampak diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas selama pekerjaan berlangsung dan mengikuti informasi resmi PLN terkait perkembangan pekerjaan maupun normalisasi pasokan listrik. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli








