TKSL Mahato Siapkan Produksi Migas di Sembakung Nunukan

TARAKAN – Kegiatan pengembangan minyak dan gas bumi (migas) di Kalimantan Utara (Kaltara) terus menjadi perhatian Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Salah satu rencana yang disampaikan ialah persiapan kegiatan menuju produksi oleh TKSL Mahato di Sembakung, Kabupaten Nunukan.

Kepala SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, Haryanto Syafri, mengatakan TKSL Mahato merupakan salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang tengah melakukan persiapan sebelum memulai kegiatan produksi.

Informasi tersebut disampaikan saat menjelaskan rencana pekerjaan sektor hulu migas dalam kunjungan kehormatan bersama Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Zainal Arifin Paliwang.

Baca Juga :  Telkomsel Beri Kenyamanan Berinternet di Festival Irau Malinau

“Ini salah satunya nih TKSL adalah K3S baru yang akan mulai berproduksi, dan sekarang sedang tahap persiapan,” ujarnya.

Ia memastikan lokasi kegiatan yang dimaksud berada di Sembakung, Kabupaten Nunukan. Namun, berdasarkan keterangan tersebut, kegiatan masih berada dalam tahap persiapan menuju produksi.

Pengembangan kegiatan migas di wilayah tersebut menjadi bagian dari aktivitas sektor hulu migas yang memerlukan koordinasi antara perusahaan dan para pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Airlangga Tegaskan Pemerintah tak Pernah Bahas Pembagian HP Gratis

Dalam Kesempatan itu, Haryanto menjelaskan bahwa SKK Migas datang untuk bersilaturahmi sekaligus memaparkan rencana pekerjaan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltara.

Ia menyebutkan, dalam kunjungan tersebut terdapat empat pihak yang dibawa, yakni Pertamina Zona 10, JOB Pertamina-Aevus, TKSL Mahato, dan Medco Tarakan.

Menurut Haryanto, kegiatan hulu migas tidak tersebar merata di seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Oleh karena itu, pencarian sumber migas baru tetap menjadi bagian dari tugas SKK Migas untuk mengoptimalkan potensi energi.

Baca Juga :  Harga Bawang di Bulungan Stabil, Bertahan di Rp45 Ribu per Kg

Sementara itu, Gubernur Kaltara. Dr. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum berharap pengembangan sumber daya alam di daerah dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Ia juga meminta agar perusahaan memperhatikan tenaga kerja dan pengusaha lokal serta melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan secara merata.

“Pemerintah daerah berharap pengembangan sektor migas dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, keselamatan operasional, dan kepentingan masyarakat,” tutupnya. (*)

Reporter: Sunny Celine
Editor: Ramli