benuanta.co.id, NUNUKAN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Nunukan menilai dukungan anggaran untuk program kepemudaan masih perlu diperkuat. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Nunukan yang membahas realisasi penggunaan dana hibah Tahun Anggaran (TA) 2026 pada Rabu (12/8/2026).
Dalam RDP tersebut, Ketua DPD KNPI Nunukan Mohd. Ramdan melalui Sekretaris KNPI Nunukan, Zulfikar, memaparkan bahwa organisasi kepemudaan itu menerima dana hibah sebesar Rp400 juta pada 2026. Pencairan dilakukan dalam dua tahap, masing-masing Rp200 juta. Namun, hingga saat ini dana yang telah terserap baru sekitar Rp120 juta.
“Kami menerima hibah senilai Rp400 juta di TA 2026 ini. Proses pencairannya terbagi menjadi dua tahap, masing-masing Rp200 juta. Tetapi kami baru melakukan penyerapan sekitar Rp120 juta,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu fokus utama KNPI pada 2026 adalah memperluas struktur organisasi hingga tingkat kecamatan melalui pembentukan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI. Dari total 21 kecamatan di Kabupaten Nunukan, saat ini baru lima DPK yang terbentuk. KNPI menargetkan pembentukan organisasi di kecamatan lainnya dapat dilakukan sebelum akhir 2026.
“Kami ingin memastikan pelayanan kepemudaan bisa menjangkau seluruh lapisan pemuda di Kabupaten Nunukan. Karena itu, pembentukan DPK KNPI menjadi salah satu agenda prioritas kami,” katanya.
Namun, target tersebut menghadapi tantangan geografis. Wilayah Kabupaten Nunukan yang tersebar di Pulau Nunukan, Sebatik, dan wilayah Kabudaya membuat mobilisasi serta pelaksanaan program membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Terutama untuk wilayah Kabudaya, secara geografis sangat jauh dan membutuhkan anggaran cukup besar. Jadi dalam momentum RDP ini kami sampaikan bahwa anggaran Rp400 juta tidak cukup untuk menjangkau 21 kecamatan,” jelasnya.
KNPI berharap kondisi tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan anggaran kepemudaan pada tahun berikutnya. Dalam RDP, sejumlah anggota DPRD Nunukan juga menyampaikan komitmen untuk mendorong peningkatan dukungan anggaran bagi program kepemudaan pada TA 2027.
Enam anggota DPRD tersebut yakni Mansur Rincing, Andi Yaqub, Andre Pratama, Adama, H. Firman Latief, dan Saddam Hussein. KNPI Nunukan mengapresiasi komitmen tersebut. Menurutnya, peningkatan anggaran harus berbanding lurus dengan cakupan program dan luas wilayah yang menjadi tanggung jawab KNPI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Nunukan yang sudah memberikan dukungan, setelah mendengarkan rancangan agenda KNPI dan tantangan yang kami hadapi dalam pelayanan kepemudaan, mereka berkomitmen membantu mendorong peningkatan anggaran kegiatan KNPI,” tuturnya.
Selain persoalan anggaran, KNPI juga mendorong DPRD segera membahas Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan. Regulasi tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum dalam perencanaan, pemberdayaan, pengembangan potensi, hingga perlindungan pemuda di Kabupaten Nunukan.
KNPI menilai Perda Kepemudaan nantinya tidak hanya mengatur aspek kelembagaan, tetapi juga memastikan keberlanjutan dukungan pemerintah daerah terhadap program pemuda melalui penganggaran yang jelas.
“Yang kami dorong bukan hanya soal anggaran, tetapi bagaimana kebijakan kepemudaan di Nunukan memiliki payung hukum yang kuat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam usulannya, KNPI menekankan sejumlah aspek penting dalam regulasi tersebut, mulai dari kepastian hukum dan sumber pendanaan melalui APBD, pemberdayaan serta pengembangan kewirausahaan pemuda, hingga penguatan peran pemuda sebagai agen perubahan dan kontrol sosial.
KNPI juga mendorong adanya perencanaan kepemudaan yang lebih terpadu melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kepemudaan. Sehingga, program kepemudaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memiliki target, indikator, dan keberlanjutan yang jelas.
Di sisi lain, KNPI Nunukan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan, khususnya Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, atas dukungan terhadap berbagai kegiatan kepemudaan melalui perangkat daerah terkait.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan, khususnya Bupati H. Irwan Sabri, yang selama ini selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan KNPI Nunukan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








