Bappeda Nunukan Susun RAD Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Lokal

Nunukan3 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Bappeda Litbang Kabupaten Nunukan bersama Universitas Borneo Tarakan (UBT) mulai mematangkan penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Berbasis Sumber Daya Lokal (RAD-PGBPSDL) Kabupaten Nunukan 2025–2029.

Koordinasi penyusunan dokumen tersebut berlangsung di Kantor Bappeda Litbang Nunukan, Rabu (23/9/2026). Pembahasan difokuskan pada kebutuhan data dan informasi sektoral yang menjadi dasar penyusunan rencana aksi pangan dan gizi di daerah.

Baca Juga :  Residivis Kembali Beraksi, Pria di Nunukan Curi Tabung LPG untuk Beli Sabu

Sekretaris Bappeda Litbang Nunukan, Enos Ramba, mengatakan data dari organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi bagian penting dalam menyusun dokumen yang sesuai dengan kondisi dan potensi Kabupaten Nunukan.

“Penyusunan dokumen ini membutuhkan dukungan data dan informasi yang akurat dari perangkat daerah terkait. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting agar setiap program dan kegiatan yang dirumuskan memiliki dasar yang jelas dan sesuai dengan kondisi daerah,” ujar Enos.

Baca Juga :  Inorga FAI KORMI Nunukan Borong Juara di Airsoft Competition Tenguyun Fest

Menurutnya, RAD-PGBPSDL tidak hanya memuat kondisi pangan dan gizi masyarakat, tetapi juga perlu melihat potensi sumber daya pangan lokal yang dapat dikembangkan. Setelah koordinasi di Bappeda Litbang, tim kemudian melakukan kunjungan ke sejumlah OPD terkait untuk menghimpun data dan informasi sektoral yang dibutuhkan.

“Data ini nantinya digunakan untuk memperkuat substansi dokumen, termasuk pemetaan potensi pangan lokal, kondisi pangan dan gizi masyarakat, serta program dan kebijakan yang telah maupun akan dijalankan pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Tahap Pemutakhiran Data, 9.678 Jiwa Penyandang Disabilitas di Nunukan Terima Kanda-KU

Enos berharap proses penyusunan RAD-PGBPSDL dapat menghasilkan dokumen yang berbasis data dan menjadi acuan dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, serta mengoptimalkan potensi pangan lokal di Kabupaten Nunukan. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *