benuanta.co.id, NUNUKAN – Sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan di sebuah pondok di tengah lahan kosong kawasan Jalan Lingkar, RT 04, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Ahad (27/9/2026).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 10.00 Wita. Penemuan bermula saat pelapor bernama Arsyad mendengar suara anjing menggonggong dari arah hutan di belakang rumahnya.
Kasi Humas Polres Nunukan, IPDA Idris mengatakan, karena suara anjing tersebut terdengar selama beberapa hari, Arsyad kemudian meminta seorang rekannya untuk menemaninya mengecek lokasi.
“Keduanya kemudian masuk ke kawasan hutan dan menemukan sesosok mayat di sebuah pondok,” ujar Idris.
Setelah menemukan mayat tersebut, Arsyad langsung mendatangi Polsek KSKP untuk melaporkan kejadian. Personel piket bersama Unit Resintel Polsek KSKP kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
Identitas korban hingga kini belum diketahui. Polisi mencatat korban sebagai Mr. X, dengan data tempat tanggal lahir, agama, pekerjaan dan alamat yang masih dalam proses penyelidikan.
Berdasarkan keterangan pelapor dan saksi, korban diduga merupakan seorang laki-laki yang selama ini kerap terlihat berjalan kaki di sepanjang Jalan Lingkar. Namun, warga sekitar tidak mengetahui nama maupun identitasnya karena korban disebut tidak pernah berkomunikasi dengan masyarakat setempat.
Pelapor juga mengaku sudah beberapa hari tidak melihat korban melintas seperti biasanya. Sementara dalam dua malam terakhir, suara anjing yang menggonggong dari arah lokasi penemuan juga beberapa kali terdengar.
Pemilik lahan, Melly, juga mengaku tidak mengenali korban. Ia menyebut tidak pernah mengecek maupun memberikan izin kepada seseorang untuk tinggal di lahan tersebut. Namun, sebelumnya dirinya pernah mendapat informasi bahwa terdapat sebuah pondok dan seseorang yang tinggal di dalam kawasan lahannya.
Sekitar pukul 13.00 Wita, korban kemudian dievakuasi dari lokasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Nunukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban sudah berada di RSUD Nunukan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Identitas maupun penyebab kematian masih dalam proses penanganan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina






