benuanta.co.id, NUNUKAN – Petugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan mengevakuasi sekaligus memusnahkan dua sarang serangga penyengat yang berada di lingkungan rumah warga di Jalan Bukit Cinta, Kelurahan Nunukan Tengah, Rabu (17/6/2026) malam.
Dua sarang tersebut terdiri dari sarang lebah madu yang menempel di pohon mangga di dekat rumah serta sarang tawon tanah yang berada di bawah tangga rumah sekaligus toko milik Sianto (60).
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudin, mengatakan pihaknya menerima laporan dari pemilik rumah yang merasa terganggu dengan keberadaan kedua sarang tersebut karena berpotensi membahayakan penghuni maupun warga sekitar.
“Pemilik rumah melaporkan keberadaan sarang lebah dan tawon yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Setelah menerima laporan, tim rescue langsung melakukan pengecekan lokasi untuk menentukan langkah penanganan yang paling aman,” kata Wahyudin.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen di lapangan, petugas memutuskan melakukan evakuasi dan pemusnahan sarang pada malam hari. Langkah tersebut dipilih karena lebah maupun tawon cenderung lebih aktif dan agresif pada siang hari.
“Pelaksanaan pada malam hari dilakukan untuk meminimalkan risiko serangan terhadap petugas, penghuni rumah, maupun masyarakat di sekitar lokasi,” ujarnya.
Proses pemusnahan dimulai sekitar pukul 18.50 Wita. Petugas terlebih dahulu menargetkan sarang lebah madu yang berada di dahan pohon mangga dengan ketinggian sekitar lima meter dari permukaan tanah.
Menggunakan tangga, racun pengusir serangga, serta metode pemanasan sarang, petugas berhasil memusnahkan sarang lebah tersebut tanpa menimbulkan gangguan bagi warga sekitar. Setelah itu, tim melanjutkan penanganan terhadap sarang tawon tanah yang berada di bawah tangga rumah. Sarang tersebut juga berhasil dimusnahkan dengan aman.
Wahyudin menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan selesai dalam waktu sekitar 20 menit.
“Alhamdulillah, proses evakuasi dan pemusnahan kedua sarang berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti. Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan sarang lebah, tawon, atau hewan berbahaya lainnya yang berpotensi mengancam keselamatan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








