BBM Langka, Antrean Kendaraan Mulai Mengular di Sejumlah APMS Nunukan

Nunukan313 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Setelah sempat mengalami kelangkaan akibat terganggunya distribusi dari Tarakan, antrean kendaraan kini mulai terlihat mengular di sejumlah Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) di Kabupaten Nunukan, Rabu (5/8/2026).

Sejak pagi, puluhan kendaraan roda dua hingga roda empat memadati APMS yang telah kembali melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM). Warga memilih mengantre lebih awal untuk memastikan mendapatkan pasokan BBM setelah beberapa hari terakhir mengalami kesulitan.

Sebelumnya, kelangkaan BBM terjadi karena distribusi dari Tarakan tertunda akibat kendala dokumen kapal pengangkut. Akibatnya, sebagian besar APMS di Nunukan kehabisan stok sehingga masyarakat kesulitan memperoleh BBM.

Baca Juga :  Nunukan Sepakati APBD Perubahan 2026, Pendapatan dan Belanja Turun

Meski distribusi mulai kembali berjalan, tingginya permintaan membuat antrean di APMS masih cukup panjang. Warga berharap kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan pasokan dapat kembali normal dalam waktu dekat.

Salah seorang warga, Taufik (30), mengaku harus datang lebih pagi agar bisa mengisi BBM kendaraannya. “Kemarin sempat keliling mencari BBM, semua kosong. Hari ini sudah ada, tapi harus antre cukup lama. Yang penting sekarang sudah mulai tersedia,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Lakukan Penanganan Darurat Ruas Jalan Lembudud-Long Layu

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Ekonomi, Setda Nunukan, Irsan sebelumnya memastikan pasokan BBM mulai kembali masuk ke Nunuoan setelah kendala administrasi kapal pengangkut berhasil diselesaikan.

Distribusi ke seluruh APMS ditargetkan kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara bertahap.

Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi BBM dapat berjalan merata hingga seluruh APMS di Kabupaten Nunukan. (*)

Baca Juga :  Tak Sempat Selamatkan Diri, Pemilik Rumah di Semengkadu Tewas Terjebak Kobaran Api

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *