benuanta.co.id, NUNUKAN – Seorang warga bernama Abdullah alias Dulla (42), warga Jalan Pasar Baru, Kabupaten Nunukan, sempat dilaporkan hilang dan diduga tersesat di kawasan hutan wisata Air Terjun Binusan, Desa Binusan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Sabtu (23/5/2026).
Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah tim gabungan melakukan pencarian hingga memasuki area hutan yang cukup sulit dijangkau.
Komandan Lapangan SATGAS BPBD Kabupaten Nunukan, Erwin, mengatakan laporan hilangnya korban pertama kali diterima personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan sekitar pukul 16.00 WITA dari pengelola wisata Air Terjun Binusan, Rhamadan alias Romi. Informasi tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel menuju lokasi kejadian.
“Sekitar pukul 16.20 WITA, tim BPBD bergerak ke lokasi sambil menunggu kedatangan keluarga korban. Selanjutnya pada pukul 17.15 WITA, personel BPBD bersama keluarga korban dan pihak pengelola wisata mulai menyisir kawasan hutan untuk melakukan pencarian,” ujar Erwin.
Lebih lanjut dikatakan, setelah hampir dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 18.46 WITA dalam keadaan selamat. Namun, kondisi Abdullah terlihat sangat lemas karena diduga telah berada di dalam hutan selama tiga malam tanpa makan.
“Proses evakuasi berlangsung cukup menantang lantaran medan hutan yang terjal serta kondisi yang mulai gelap. Meski begitu tim berhasil membawa korban ke lokasi aman sekitar pukul 19.30 WITA,” ungkapnya.
Erwin mengatakan respons cepat seluruh pihak menjadi faktor utama keberhasilan operasi pencarian tersebut.
Erwin juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke kawasan wisata alam, terutama tidak memasuki area hutan seorang diri tanpa pendamping.
Dalam operasi pencarian ini, BPBD Kabupaten Nunukan menurunkan tiga personel yakni Erwin, Adi, dan Fazwan. Proses pencarian turut dibantu pengelola wisata Air Terjun Binusan serta keluarga korban. Cuaca cerah selama pencarian berlangsung turut membantu proses evakuasi korban. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







