Buruan Daftar! 5 Program Pelatihan Kompetensi Gratis Dibuka di Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Nunukan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) resmi membuka pendaftaran Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahun 2026.

Program pelatihan vokasi nasional ini dibuka secara gratis bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja.

Kepala Disnakertrans Nunukan, Suhadi, mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi pencari kerja di wilayah perbatasan.

“Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Nunukan untuk memperoleh keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Seluruh program diberikan secara gratis dan peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung,” kata Suhadi, Selasa (20/5/2026).

Adapun program pelatihan yang dibuka meliputi Teknik Listrik pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, Desain Grafis Muda, Menjahit Pakaian Dewasa, Perawatan AC Residential, hingga Teknik Las Fillet Welder SMAW 3F/PF.

Suhadi menjelaskan, peserta pelatihan nantinya akan memperoleh uang saku, konsumsi makan siang, pakaian praktik, BPJS Ketenagakerjaan, modul pelatihan hingga sertifikat pelatihan. Bahkan peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari BNSP.

“Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga sertifikasi kompetensi agar peserta memiliki daya saing saat memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Pendaftaran dibuka mulai 19 Mei hingga 9 Juni 2026. Sementara seleksi wawancara dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 17 Juni 2026, pengumuman peserta pada 18 Juni dan daftar ulang pada 19 Juni 2026. Pelatihan sendiri akan dimulai pada 22 Juni 2026.

Untuk persyaratan umum, peserta minimal berusia 17 tahun, lulusan SMA/SMK sederajat tanpa batasan tahun kelulusan, telah memiliki akun SIAPKerja serta berkomitmen mengikuti pelatihan hingga selesai.
Sabri mengimbau masyarakat memanfaatkan peluang tersebut karena kuota peserta terbatas dan seluruh pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja saat ini.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat langsung bekerja ataupun membuka usaha mandiri sesuai kompetensi yang dimiliki,” tutupnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *