Bupati Malinau Pastikan Perayaan Natal Malinau Berlangsung Terbatas, Ketat Protokol Kesehatan

MALINAU – Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana perayaan malam natal di tahun 2019 Kabupaten Malinau, dirayakan dengan adanya festival budaya dan keagamaan.

Pada perayaan malam natal tahun ini Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Malinau Malinau hanya melakukan perayaan secara sederhana dan simbolis dengan mengundang kalangan masyarakat tertentu sebagai perwakilan.

Perbedaan malam natal di tahun 2020 ino, tentunya tidak lepas dari kondisi pandemik covid19 yang masih melanda beberapa daerah yang ada di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

“Ini agenda tahunan sebenarnya sebagai perayaan keagamaan dan sebagai jalinan silaturahmi dengan masyarakat “ kata bupati Malinau Dr. Yansen TP,. M.SI.

Dalam perayaan natal tahun ini, Yansen TP juga menjelaskan tetap mengundang sebagian masyarakat sebagai perwakilan, untuk ikut merayakan perayaan malam natal.

Meski begitu, malam perayaan natal yang dilakukan pada malam selasa kemarin, lebih mengetatkan aturan protokol kesehatan dengan pembatasan tamu undangan, jaga jarak antar tamu undangan hingga pemeriksaan suhu tubuh agar semua yang datang pada malam perayaan natal itu, tetap terlindungi dari paparan covid19.

“Memang kita sangat ketat terhadap protokol kesehatan disini. Tapi ini dilakukan agat kita semua tetap sehat dan bisa menikmati perayaan malam natal bersama-sama,” ujarnya.

Sebagai penutup, Yansen TP juga mempersilahkan masyarakatnya untuk melakukan perayaan natal, namun dengan catatan, harus mengutamakan protokol kesehatan.

Ia pun berpesan, agar masyarakat Malinau tidak terlalu larut dalam ketakutan covid19. Menurut Yansen TP saat ini pandemik covid19 sangat berbeda saat awal pandemik covid19 melanda, dimana belum ada cara untuk mengantisipasinya.

Sedangkan untuk saat ini, meski belum ada vaksin tapi masyarakat sudah bisa melawan covid19 dengan mengikuti protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

“Sebenarnya jangan takut tapi bangkit dan lawan. Caranya, ikuti protokol kesehatan yang ada dan terapkan pola hidup sehat,” ungkapnya lagi.

“Karena jika tidak dilawan, kita akan takut terus dan stagnan tidak bisa maju dan bangkit. Makanya lawan covid19 dengan kedisiplinan diri untuk taat dengan protokol kesehatan,” tutupnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *