benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berharap Kota Tarakan menjadi pintu masuk utama wisatawan internasional apabila rute penerbangan Tawau-Tarakan kembali beroperasi.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Dr. Njau Anau mengatakan skema tersebut penting agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati daerah tujuan lain.
“Kita harapkan orang datang ke Tarakan menginap dulu, makan dulu, belanja dulu,” ujarnya.
Menurutnya, posisi Tarakan sebagai gerbang masuk akan memberi peluang bagi hotel, restoran, pelaku UMKM, hingga sektor transportasi lokal memperoleh manfaat dari kedatangan wisatawan. Ia juga menilai konektivitas menuju Tanjung Selor perlu dioptimalkan karena sudah didukung akses darat maupun laut.
Namun, hingga kini pembukaan penerbangan internasional tersebut masih menunggu realisasi dan kepastian operasional, sehingga dampak ekonomi yang diharapkan belum dapat diukur secara konkret.
Selain itu pihaknya juga menyebut pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) dinilai mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat karena melibatkan pelaku usaha di tingkat lokal.
“Ekraf menjadi satu pertumbuhan ekonomi yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat,” katanya.
Ia menilai kemajuan destinasi wisata dan ekonomi kreatif memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi daerah.
Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong kolaborasi dengan dunia usaha agar pengembangan sektor tersebut tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah. Namun, Njau belum mengungkapkan indikator maupun target pertumbuhan ekonomi kreatif yang akan dicapai melalui kerja sama yang sedang dibangun. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Endah Agustina







