benuanta.co.id, TARAKAN – Satu orang jemaah haji asal Kota Tarakan bernama Hj. Sumarni meninggal dunia di rumah sakit King Abdullah Jeddah, pukul 10.58 waktu Arab Saudi atau pukul 12.00 WITA.
Ketua kloter 4 jemaah haji Tarakan, Drs. H. Abdul Basith mengatakan kondisi kesehatan mendiang Hj. Sumarni memang kurang stabil ketika berada di Arab Saudi.
“Empat hari menjelang kita pulang ke Jedda dia drop,” terang Abdul, Kamis (13/7/2023).
Kata Abdul, saat kesehatannya menurun Hj. Sumarni ditangani oleh dokter dan kondisinya sempat membaik dan sudah bisa mengkonsumsi makanan. Namun, saat sudah berada di bandara Jeddah ia kembali mengalami sesak napas dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Terpisah, Faizal anak mendiang Hj. Sumarni membenarkan mengenai kabar berpulangnya ibundanya saat dalam perjalanan menuju ke Indonesia.
“Memang pada saat dari hotel menuju bus ke bandara sudah memang ada penanganan,” jelasnya.
Pada saat bus akan menuju bandara, Faizal diberitahukan oleh adik dari ibunya yang juga ikut melaksanakan ibadah haji agar menghubungi sang ibu melalui video call.
“Adenya menginformasikan coba divideo call ibu karena sudah sesak,” katanya.
Saat ini Almarhumah Hj. Sumarni dimakamkan di Jeddah tepat pada pukul 11.31 waktu setempat. Faizal mengindikasikan jika ibunya sedang dalam proses pemakaman oleh pihak Kementerian Agama.
Pantauan benuanta.co.id, saat ini rumah duka yang berada di Jalan Aki Balak, RT 55 Kelurahan Karang Anyar pantai, Kota Tarakan sudah mulai didatangi oleh kerabat dan saudara.
“Iya mulai datang, sampai tadi malam pun teman-teman kloter dan ketua kloter saat tibu di Balikpapan juga kaget seperti tidak percaya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







