NUNUKAN – Di tengah pandemi covid-19 saat ini, perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) akan dilakukan pengaman dari Polres Nunukan, yang akan dibantu TNI, Satpol PP, dan beberapa unsur Forkopimda yang ada di Nunukan.
Untuk Polres Nunukan telah membentuk Satgas Preventif dan Sub Satgas PAM gereja sebanyak 72 personel yang akan terbagi di beberapa wilayah yang ada di Nunukan, dalam pengamanan gereja.
Sedangkan pada malam pergantian tahun dari 2020 ke 2021 nantinya akan diberlakukannya jam operasional maksimal di tempat hiburan malam, kafe maupun rumah makan, termasuk tempat-tempat yang berpotensi tempat berkerumunan masa.
“Dengan harapan, di malam tahun baru itu sesuai dengan Surat Edaran Bupati Nomor 9 Tahun 2020, tidak ada perayaan di jalan di area publik, kita mengharapkan mereka hanya merayakan pergantian tahun hanya di rumah masing-masing dengan keluarganya, dengan sederhana yang tidak menimbulkan keramaian, karena kita khawatir penambahan klaster baru covid-19,” kata Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar SIK kepada benuanta.co.id, saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kayan 2020, Senin (21/12/2020).
Mengingat saat ini kasus terkonfirmasih positif Covid-19 kian signifikan di Kabupaten Nunukan, sehingga pada tanggal 31 Desember 2020 akan melakukan patroli sekala besar yang akan diperkirakan pada pukul 21.00 Wita, denga melakukan penertiban di seluruhan area-area yang dimungkinkan akan jadi tempat keramaian.
Dalam pengamanan, Polres Nunukan yang menurunkan sebanyak 150 personel dan dibantu unsur terkait sebanyak 138 personel. “Untuk pos pengamanan kita ada 4 yang berada di Pelabuhan PLBL Liem Hie Djung, Alun-Alun, Pelabuhan Tunon Taka, dan ada di sungai Pancang.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







