Program Ketahanan Pangan, Personel Polsek Sesayap Budidaya Ikan dan Tanam Sayuran

TANJUNG SELOR – Di tengah wabah Covid-19 ini, semua hal dituntut dapat memanfaat situasi, terutama untuk ketahanan pangan. Peran kepolisian dalam mengatasi kelangkaan pangan dalam menghadapi musim kemarau pun digaungkan.

Salah seorang personel Polsek Sesayap Polres Bulungan, Aiptu Budiyanto Yonathan bertugas sebagai PS Kanit Sabhara Polsek Sesayap, beralamat di Jalan Perintis, Kilometer 6, Desa Tidung Pala, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, melaksanakan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Luminor Hotel Tanjung Selor Hadirkan Suasana Halloween di Rooftop

“Salah satu personel kita di Polsek Sesayap melaksanakan budidaya pangan,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasubag Humas Polres Bulungan Aiptu Tutut Murdayanto kepada benuanta.co.id, Rabu 3 Juni 2020.

Luas lahan yang dimiliki yakni 1000 meter persegi dan luas lahan yang sudah dikelola di antaranya 2 kolam ikan lele dengan ukuran 8 meter x 10 meter. Kolam ikan nila ada 1 dengan ukuran 10 meter x 20 meter dan 2 kolam ikan patin ukuran 10 meter x 20 meter. “Adapun jenis budidaya pangan yang dilaksanakan untuk kolam ikan air tawar berisi ikan patin, lele dan nila,” sebutnya.

Baca Juga :  Nama Lurah dan Kepala Adat Dicatut dalam Surat Galang Dana Karhutla, Datu Buyung Siap Lapor Polisi

Tak menyianyiakan lahan, pematang kolam yang kosong pun dimanfaatkan dengan ditanami tanaman hortikultura berupa sayur terong, lombok dan singkong. “Anggota kita juga memanfaatkan lahan dengan beternak itik tradisional,” bebernya.

Dia mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh dari program ketahanan pangan itu. di antaranya hasil dari kegiatan budidaya ikan air tawar dan bercocok tanam tersebut selama ini dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari hari. Sehingga dapat melakukan penghematan dalam belanja kebutuhan makanan sehari hari. “Hasil panen dijual ke pasar untuk menambah penghasilan selain gaji,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Kesepakatan Rp1,12 Miliar di TEI 2026, UMKM Bandeng Kaltara Ditantang Tembus Pasar Ekspor

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *