PSG Cetak Sejarah Kala Pesta Enam Gol Tanpa Balas di Villarreal

Jakarta – Paris Saint-Germain berpesta enam gol tanpa balas ke gawang Villarreal pada pertandingan keempat fase liga Liga Champions di Stadion de la Ceramica, Villarreal, Rabu dini hari.

Tim asuhan Luis Enrique itu menciptakan sejarah dalam pertandingan Liga Champions sebagai tim tercepat yang unggul 4-0 dalam jangka waktu kurang dari 17 menit.

Dua dari enam gol PSG dicetak oleh Fabian Ruiz, sedangkan empat lainnya dilesakkan Joao Neves, Desire Doue, Senny Mayulu, dan David Boly, demikian catatan UEFA.

Baca Juga :  Kai Havertz Antarkan Arsenal Menang 1-0 atas Liverpool di Anfield

PSG kokoh di posisi pertama klasemen Liga Champions dengan 12 poin dari empat pertandingan, sedangkan Villarreal berada di posisi kek-29 dengan tiga poin.

PSG unggul cepat pada menitk kesembilan setelah umpan Willian Pacho dikonversi menjadi gol oleh Joao Neves.

Tiga menit kemudian PSG menggandakan keunggulan setelah operan Maghnes Akliouche dimaksimalkan oleh Desire Doue menjadi gol.

Baca Juga :  Kolam Renang hingga Panjat Tebing Masuk Peta Kebutuhan Fasilitas Olahraga Kaltara

Belum genap satu menit berlalu, skuad asuhan Luis Enrique menambah keunggulan melalui gol Senny Mayulu sehingga skor berubah 3-0.

PSG kembali membobol gawang Villarreal dalam kurun waktu 17 menit setelah Fabian Ruiz membuat skor menjadi 4-0.

Menjelang babak pertama berakhir, Villarreal hampir memperkecil ketertinggalan, tapi tendangan Ayoze Perez dihalau oleh kiper Matvey Safonov.

Pada babak kedua, PSG kembali menambah keunggulan setelah  tendangan bebas Vitinha diolah menjadi gol oleh Fabian Ruiz sehingga skor berubah menjadi 5-0 pada menit kke-50.

Baca Juga :  Messi dan Ronaldo Masuk 26 Nominasi FIFPRO World 11 2026

Villarreal enggan menyerah dan hampir membuat gola dari tembakan Pape Gueye yang digagalkan Safonov.

PSG tidak mengendurkan serangan mereka untuk kembali membobol gawang Villarreal melalui gol David Boly setelah menerima umpan dari Joao Neves pada menit ke-78.

Sumber : Antara