TARAKAN – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah turut berdampak terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan di sektor pendidikan dan kebudayaan. Di tengah keterbatasan tersebut, Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara Wilayah Kota Tarakan tetap mendukung kegiatan pengembangan minat dan bakat pelajar, termasuk yang diinisiasi organisasi maupun pihak ketiga.
Kepala Cabang Disdikbud Kaltara Wilayah Tarakan, Mustari, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan kebijakan efisiensi anggaran tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga dirasakan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Sebagai perpanjangan tangan Disdikbud Provinsi Kaltara di Kota Tarakan, pihaknya turut menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kondisi anggaran yang tersedia.
“Untuk saat ini kita menyadari bahwa dengan adanya efisiensi, Disdikbud juga terkena dampaknya. Jadi memang ada keterbatasan,” ungkapnya, Rabu (4/11/2026).
Keterbatasan tersebut membuat dukungan pendanaan untuk berbagai kegiatan pengembangan siswa tidak dapat dilakukan secara leluasa. Mustari mengakui sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan organisasi olahraga maupun seni juga mengalami pembatalan atau penyesuaian. Meski demikian, ia menilai inisiatif dari pihak luar pemerintah tetap diperlukan agar kesempatan pelajar mengembangkan potensinya tidak terhenti.
“Kami sangat mendukung kalau ada pihak-pihak ketiga melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam upaya memberikan ruang dan kesempatan pada anak-anak untuk mengembangkan minat dan bakatnya,” jelasnya.
Menurutnya, pengembangan kemampuan peserta didik tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademis. Pelajar juga perlu memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga, seni, hingga esports. Karena itu, pihaknya mendukung berbagai kegiatan yang dapat menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan sesuai minat masing-masing.
“Apakah itu dalam rangka olahraga, seni, termasuk esports,” bebernya.
Salah satu bentuk dukungan tersebut ditunjukkan Mustari saat menghadiri kegiatan esports dalam UT Tarakan Fest 2K26. Kehadirannya merupakan undangan sekaligus kesempatan untuk memberikan sambutan dan semangat kepada peserta yang berasal dari kalangan pelajar SMA dan SMK di Tarakan.
Ia menilai kegiatan yang diselenggarakan pihak luar tersebut memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menunjukkan bakat yang dimiliki. Menurutnya, ruang kompetisi seperti itu penting agar potensi siswa dapat tersalurkan melalui kegiatan positif di luar pembelajaran sekolah.
“Kami sangat mendukung, salah satunya dengan UT memberikan ruang atau kesempatan bagi anak-anak kita dalam rangka mengembangkan dan menunjukkan talentanya, bakat dan minatnya di bidang yang dilombakan,” terangnya.
Mustari juga menyampaikan apresiasi kepada organisasi olahraga dan seni yang tetap berinisiatif menyelenggarakan kegiatan bagi pelajar di tengah keterbatasan anggaran pemerintah. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak tersebut dapat membantu menjaga keberlangsungan kegiatan pengembangan minat dan bakat siswa di Tarakan.
“Kami betul-betul berterima kasih kepada organisasi-organisasi olahraga atau seni yang banyak melaksanakan kegiatan-kegiatan,” ucapnya.
Ia berharap semakin banyak pihak yang mengambil bagian dalam menyediakan ruang pengembangan potensi bagi generasi muda. Dengan demikian, keterbatasan anggaran pemerintah tidak sepenuhnya menghambat kesempatan pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di bidang yang diminati.
“Kami sangat mendukung. Bagaimana boleh kita tidak mendukung kegiatan yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan bakatnya,” pungkasnya. (adv)
Reporter Eko Saputra
Editor: Ramli







