BULUNGAN – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berjalan. Memasuki gelombang kedua, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara memastikan pengawasan dilakukan secara ketat dengan melibatkan pengawas dari luar sekolah serta didukung fasilitas kamera pengawas atau CCTV.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltara, Hassanuddin, S.Pd., M.Si., mengatakan pelaksanaan TKA tahun ini dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah berlangsung pada 26 hingga 29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan berlangsung 2 hingga 5 November 2026.
“Untuk pelaksanaan TKA tahun ini, gelombang pertama sudah kita laksanakan pada 26 sampai 29 Oktober. Sekarang sudah memasuki gelombang kedua yang dijadwalkan 2 sampai 5 November 2026,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
Dalam pelaksanaannya, Disdikbud Kaltara menerapkan sistem pengawasan yang melibatkan pihak eksternal atau pengawas dari luar sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga objektivitas pengawasan sekaligus memastikan seluruh peserta mengikuti ujian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Iya, kita menggunakan pengawasan yang cukup ketat. Pengawasnya berasal dari luar sekolah, sehingga pelaksanaan ujian bisa lebih terpantau dan berjalan sesuai aturan,” jelasnya.
Selain melibatkan pengawas eksternal, pengawasan juga didukung dengan pemasangan kamera CCTV di ruang ujian. Fasilitas tersebut menjadi salah satu upaya untuk memantau aktivitas peserta selama mengerjakan soal, sekaligus meminimalkan kemungkinan terjadinya kecurangan.
“Kita juga memastikan ada pengawasan melalui CCTV. Jadi, aktivitas siswa selama mengikuti ujian bisa dipantau. Ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kecurangan antarsiswa maupun hal-hal lain yang tidak sesuai dengan ketentuan pelaksanaan TKA,” tambahnya.
Hassanuddin berharap seluruh rangkaian pelaksanaan TKA di Kaltara dapat berjalan lancar hingga gelombang kedua selesai. Ia juga mengingatkan peserta agar tetap serius mengikuti asesmen, meskipun TKA tidak menjadi ujian yang bersifat wajib bagi siswa.
“Harapan kita tentu anak-anak bisa mengikuti ujian dengan lancar dan menyelesaikan TKA dengan baik. Walaupun TKA ini tidak wajib, kami tetap berharap seluruh siswa yang mengikuti bisa mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh dan memberikan hasil terbaik,” pungkasnya. (adv)
Reporter : Alvianita
Editor: Ramli







