Pasca Idul Fitri, Sektor UMKM Meningkat hingga 75 Persen

benuanta.co.id, TARAKAN – Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Tarakan nampaknya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tentu membawa dampak baik bagi roda perekonomian untuk pulih dari Pandemi Covid 19.

Ketua Koordinator Keanggotaan UMKM Tarakan, Rika Pratiwi mengatakan usaha UMKM meningkat hingga 75 persen dibanding tahun sebelumnya pasca Idul Fitri.

“Alhamdulillah di tahun ini ada peningkatan yang signifikan, dengan adanya perlonggaran secara besar-besaran membuat UMKM ada perubahan juga,” katanya, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga :  KUR BRI Tumpuan UMKM, Permintaan Modal Usaha di Nunukan Meningkat

Perempuan yang juga sebagai Owner Si Anas ini menerangkan peningkatan pada UMKM mulai naik ketika dilonggarkannya jalur transportasi dari luar daerah ke Tarakan sehingga pihaknya dapat melayani tamu dari luar Tarakan.

“Peningkatan produk juga makin banyak karena ada permintaan juga,” ujar Rika.

Tak tanggung-tanggung, khusus sektor UMKM di bumi Paguntaka ini juga telah beredar di luar Kalimantan Utara (Kaltara). Produk UMKM yang dipasarkan rata-rata kuliner juga memiliki keunggulan pada masing-masing produknya. Rika menyebut bahwa pemesanan dapat dilakukan langsung melalui UKM Center.

Baca Juga :  Cari Daun Nipah, Warga Lingkas Ujung Hilang di Hutan Rumah Adat Tidung

“Jangan sampai slogan Tarakan terkenal dengan produk Malaysia. Jangan sampai orang yang ke Tarakan taunya produk itu, padahal kita punya produk lokal yang nggak kalah bagusnya,” ucapnya.

Dibanding tahun 2021 lalu, dijelaskan Rika terjadi peningkatan pendapatan UMKM. Hal ini dibuktikan pada acara yang dibuat pemerintah maupun umum membuat rasa semangat pelaku UMKM untuk berkreasi menghasilkan produk Tarakan.

Baca Juga :  Psikolog Sebut Tekanan Mental Remaja dan Dewasa Berbeda, Gangguan Mental Bukan Sekadar Soal Iman

“Alhamdulillah UMKM Tarakan pasca Idul Fitri melebihi target. Kalaupun ada yang masih sepi, itu pun karena kurangnya teknik pemasaran,” katanya.

“Biasanya saya dapat Rp 30juta itu selama 2 bulan. Tapi lebaran kemarin luar biasa, 2 kali lipat. UMKM sekarang perlahan bangkit, bisa mengembalikan ekonomi yang hampir lumpuh kemarin,” tandasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *