benuanta.co.id, BULUNGAN – Realisasi investasi di Kalimantan Utara selama empat bulan pertama tahun 2026 disebut telah mencapai lebih dari Rp11 triliun. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menilai capaian tersebut menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang dalam Kaltara Investment Forum (KIF) 2026.
Menurut Zainal, pemerintah daerah saat ini terus mendorong pertumbuhan investasi di sejumlah sektor strategis, termasuk pariwisata dan hilirisasi industri.
“Tema forum tahun ini berkaitan dengan pertumbuhan investasi berkelanjutan melalui pariwisata dan hilirisasi,” kata Zainal Kamis (7/5/2026).
Ia menyebut investasi yang masuk diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Kami berharap investasi tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan usaha dan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Selain itu, Pemprov Kaltara juga masih mendorong sejumlah proyek strategis nasional, termasuk pembangunan kawasan industri dan pengembangan energi baru terbarukan.
Beberapa sektor yang dinilai memiliki peluang investasi di antaranya perikanan, perkebunan, peternakan serta energi seperti hydro power dan solar power plant.
“Masih banyak peluang investasi yang terbuka di Kalimantan Utara, baik bagi investor dalam negeri maupun luar negeri,” ucapnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







