Inflasi Tanjung Selor November 2,86 Persen, BPS: Dipengaruhi Pola Konsumsi dan Pasokan

benuanta.co.id, BULUNGAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulungan mencatat inflasi year on year (y-on-y) Kota Tanjung Selor pada November 2025 mencapai 2,86 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 107,54. Kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran menjadi pendorong utama inflasi tahunan tersebut.

Kepala BPS Bulungan, Yuda Irianto mengatakan inflasi terjadi akibat meningkatnya indeks pada beberapa kelompok penting, terutama kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang naik 9,13 persen. “Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni 8,64 persen,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Raih Pengakuan Global melalui Program Pemberdayaan Masyarakat dan Keberlanjutan Lingkungan

Kenaikan berikutnya tercatat pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,81 persen; kesehatan 0,94 persen; pendidikan 0,90 persen; penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,85 persen; serta pakaian dan alas kaki 0,26 persen.

Meski begitu, beberapa kelompok pengeluaran justru mengalami penurunan indeks. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun 3,66 persen, transportasi 2,25 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 1,22 persen, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,18 persen.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Buka Kesempatan Menjadi Agen PERISAI, Dorong Perlindungan Pekerja di Kalimantan Utara

Adapun inflasi month to month (m-to-m) November 2025 tercatat 0,13 persen, sementara inflasi year to date (y-to-d) mencapai 2,24 persen.

Menurut Yuda, pergerakan inflasi ini mencerminkan dinamika harga komoditas jelang akhir tahun yang dipengaruhi pola konsumsi masyarakat dan kondisi pasokan. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *