KUKMPP Bulungan Minta Pengangkut LPG Diprioritaskan Mengantre Solar 

benuanta.co.id, BULUNGAN – Masyarakat kerap mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG. Kelangkaan tersebut disinyalir lantaran terlambatnya armada pengangkut ketika melakukan distribusi.

Melihat hal tersebut Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Kabupaten Bulungan pun menindaklanjuti dengan mencari akar permasalahannya.

Setelah di telusuri, LPG kadang terlambat datang dikarenakan armada yang kerap kekurangan bahan bakar. Terlebih saat mengantre solar sebagai bahan bakar terkadang sampai 2 hari tidak dapat solar.

Baca Juga :  DP3AP2KB Bulungan Sebut Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Belum Terdata Semua, Korban Tidak Berani Melapor

“Setelah kita turun melakukan pengawasan, khusus SPBU Sengkawit. Kami meminta untuk memperioritas misalnya mobil pengangkut LPG. Karena kadang 2 hari antre tidak dapat solar,” ujar Kepala Dinas KUKMPP Bulungan, Muhammad Zakaria melalui Kabid Perdagangan, Murtina kepada benuanta.co.id, Ahad 13 Maret 2022.

Alasannya sendiri agar SPBU memberikan prioritas, dikarenakan mobil pengangkut ini lebih fungsinya melayani masyarakat dalam pemenuhan LPG. Informasi yang diterimanya dari agen LPG, armada pengangkut kerap terlambat mendistribusikan sehingga imbasnya kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Tempat Ngopi, Kafe di Tanjung Selor Ini Hadirkan Pengalaman Membuat Keramik yang Unik

“Antre lama untuk mendapatkan solar, maka imbasnya ke masyarakat juga lama karena butuh waktu baru bisa sampai ke Bulungan saat ambilnya di Kaltim,” jelasnya.

Murtina telah meminta kepada pengawas SPBU saat mendapatkan armada pengangkut LPG mengantre memberikan ruang daripada mobil lainnya.

“Menurut informasinya, kadang dapat minyak tapi tidak full. Akhirnya singgah lagi di SPBU lain makanya ini yang membuat LPG lama sampai ke Bulungan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  DP3AP2KB Bulungan Sebut Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Belum Terdata Semua, Korban Tidak Berani Melapor

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *