PTM di Kecamatan Tanjung Selor Dilakukan Secara Parsial

benuanta.co.id, BULUNGAN – Kabupaten Bulungan kembali masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mengambil beberapa kebijakan, salah satunya terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“PTM tetap jalan namun terbatas. Kemarin itu tinggal Tanjung Selor yang belum jalan,” ujar Bupati Bulungan Syarwani kepada benuanta.co.id, Rabu 22 September 2021.

Namun secara khusus, Syarwani meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) agar melakukan pemetaan kembali secara mikro.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Atap Pasar Induk di Tanjung Selor

Hal itu dilakukan supaya daerah yang masuk zona hijau atau tidak adanya kasus Covid-19 di Kecamatan Tanjung Selor bisa menjalankan PTM terbatas.

“Salah satu ukurannya, anak usia 12 tahun ke atas atau yang SLTP sudah mendapatkan vaksinasi. Ketika ada desa masuk dalam zona relatif hijau di Tanjung Selor, maka itu bisa menyelenggarakan PTM. Jadi itu secara parsial,” katanya.

Baca Juga :  Kontingen PWI Bulungan Sabet 22 Medali pada PORWADA II Kaltara 2026

Kecamatan lainnya dengan adanya PPKM Level 4 ini tetap melaksanakan PTM terbatas. Setidaknya ada 9 kecamatan di antaranya Kecamatan Bunyu, Sekatak, Tanjung Palas Utara, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Timur, Peso Hilir dan Peso.

“Jadi 9 kecamatan lainnya PTM nya sampai hari ini masih berlangsung. Itu sangat ketat, di antaranya surat rekomendasi dikeluarkan dari Satgas di desa, termasuk persetujuan komite sekolah dan orang tua murid,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Angin Kencang Robohkan Pasar Dayak di Tanjung Selor, Pedagang Tunda Berjualan

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *