Debat Publik, Sigit-Markus Jika Terpilih Buatkan Standar Upah Guru Honorer di Bulungan

BULUNGAN – Dalam sesi debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bulungan, Pasangan No urut 2 Sigit-Markus sampaikan program visi-misinya terkait dengan pembangunan dunia pendidikan.

Menurut Paslon yang akrab dengan jargon SMS ini mengatakan pembangunan dunia pendidikan tidak lepas dengan yang namanya infrastruktur sekolah dari jenjang Paud hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dimana semua harus merata kualitas pembangunannya baik di daerah pedalaman maupun di wilayah perkotaan kabupaten Bulungan.

Baca Juga :  Kondisi Jembatan Gantung di Desa Tanjung Buka Kian Memprihatinkan

“Bangunan tidak ada yang boleh bobrok karena itu lah rumah generasi kita untuk belajar dan itu yang akan kita lakukan jika terpilih nanti,” kata Sigit.

Dilanjutkan oleh calon wakilnya Markus Juk juga menjelaskan kedepannya tidak akan ada lagi guru honorer yang tidak dimanusiakan karena adanya perbedaan pendapatan antara guru honorer 1 dengan guru honorer lainnya.

Baca Juga :  Charger HP Diduga Jadi Biang Kerok Kebakaran Rumah di Jelarai Selor

“Jika mau guru honorer sejatera maka, gaji lah yang utama. Makanya kita berkomitmen untuk meratakan gaji guru honorer kedepannya,” lanjutnya.

“Artinya jika terpilih nanti maka gaji honorer guru di Kabupaten Bulungan akan kita buatkan standar dengan upah minimum. Agar tidak ada lagi guru honorer yang digaji berdasarkan jam kerja,” ungkapnya.(*)

Baca Juga :  Lomba Perahu Dayung Sungai Kayan Tetap Digelar di Tengah Kabut Asap

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *