Pria Ini Bawa Mandau Mengamuk di Depan Kantor Kodim Bulungan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Suasana di Jalan Kolonel Soetadji, tepatnya di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0903/Bulungan, mendadak dihebohkan, Rabu (14/10/2026). Seorang pria inisial G terlihat mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis mandau hingga membuat warga dan pengguna jalan khawatir.

Pria yang diduga mengalami orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu terlihat berjalan di sekitar Makodim sambil membawa mandau. sontak aksi tersebut menarik perhatian masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Situasi ini cukup mengkhawatirkan karena terjadi di jalan umum yang setiap hari dilalui warga. Apalagi, senjata tajam yang dibawa Galang bukan benda biasa, melainkan mandau yang diambil dari aula Kodim 0903/Bulungan.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0903/Bulungan, Letkol Inf. Agus Sulistiyo, membenarkan kejadian tersebut. “Awalnya Galang datang ke Makodim untuk bersilaturahmi. Sekitar pukul 09.00 Wita, petugas kesehatan dan Dinas Sosial bersama orang tuanya datang untuk memberikan pengobatan melalui suntikan,” ujarnya, Rabu (14/10/2026).

Baca Juga :  Menanti Kepastian DOB Kota Tanjung Selor, Pemkab Bulungan Siapkan Pemekaran Kelurahan

Namun, saat petugas kesehatan dan keluarga tiba, Galang sudah lebih dahulu keluar dengan alasan hendak menarik uang di Bank BNI.
Sekitar pukul 11.00 Wita, Galang kembali ke Makodim dan sempat berbincang dengan petugas piket. Tidak lama kemudian, ia mengambil mandau dari aula Kodim dan keluar hingga mengamuk di sekitar Jalan Kolonel Soetadji.

“Setelah kembali ke Makodim, Galang mengambil mandau dari aula. Anggota kemudian berupaya mengendalikan situasi dan membawanya kembali masuk ke halaman Makodim,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Bulungan Geram! ASN Tidak Disiplin di Upacara Hari Jadi Daerah

Lanjutnya, sekitar pukul 11.30 Wita, Galang berhasil dibawa masuk ke halaman Makodim. Dalam kondisi tersebut, ia meminta mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) lengkap, kemudian memberikan hormat kepada bendera Merah Putih dan anggota TNI.

Mandau yang dibawanya akhirnya diserahkan kepada anggota Kodim. Lima menit kemudian, situasi berhasil dikendalikan.

Di balik kejadian tersebut, kondisi G ternyata bukan persoalan baru. Berdasarkan laporan kejadian, ia disebut telah mengalami gangguan kejiwaan selama kurang lebih delapan tahun.

G juga pernah menjalani rehabilitasi di Berau dan baru sekitar dua minggu kembali ke rumah. Meski masih mengonsumsi obat dari dokter, ia dilaporkan masih kerap mengalami emosi berlebihan.

“Galang sudah pernah menjalani rehabilitasi di Berau dan baru sekitar dua minggu kembali ke rumah. Selama ini dia juga masih mengonsumsi obat dari dokter,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dilaporkan Dugaan Ijazah Palsu, LB Sebut Tunggu Hasil Penyelidikan

Bahkan, pada Sabtu malam (10/10/2026), Galang juga dilaporkan sempat mengamuk di Polresta Bulungan.

Kejadian yang kembali terulang dalam waktu berdekatan ini menjadi perhatian. Penanganan terhadap Galang tidak cukup hanya dilakukan ketika situasi sudah memanas, tetapi juga perlu diikuti pengawasan dan pengobatan yang berkelanjutan.

Pihak kesehatan, Dinas Sosial, dan keluarga disebut berencana membawa Galang ke Tarakan untuk menjalani rehabilitasi lanjutan.

“Rencananya Galang akan dibawa ke Tarakan untuk menjalani rehabilitasi lanjutan agar mendapatkan penanganan yang lebih sesuai dengan kondisinya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli