Tingkatkan Kompetensi SDM, ASN Kaltara Tempuh Pendidikan ke Australia

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dilaporkan kembali menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia. Salah satu destinasi pendidikan yang menjadi pilihan para ASN Kaltara adalah sejumlah perguruan tinggi di Australia, termasuk di kawasan Canberra.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltara, Andi Amriampa, membenarkan adanya peningkatan minat ASN untuk melanjutkan pendidikan. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas ASN yang didukung melalui kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Beberapa kali kita pernah menerima kunjungan dari tim LPDP untuk melihat potensi yang ada di Kaltara. Saat itu, Pak Gubernur juga turut hadir,” ujar Andi Amriampa saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga :  BKN Terapkan I-Mut, Seluruh Mutasi ASN Kini Dipantau Terpusat

Ia mengungkapkan, saat ini cukup banyak ASN di lingkungan Pemprov Kaltara yang sedang maupun akan mengikuti program peningkatan pendidikan. Program yang diikuti pun beragam, mulai dari kursus singkat (short course) hingga pendidikan formal jenjang Magister (S2).

“Baru-baru ini ada yang mengikuti program di universitas daerah Canberra, Australia,” ungkapnya.

Meski tidak mengingat secara rinci seluruh program studi yang diambil para ASN tersebut, Andi memastikan bidang pendidikan yang ditempuh mencakup berbagai sektor strategis yang dibutuhkan dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga :  Puluhan ASN Masuki Masa Pensiun, BKD Kaltara Petakan Pengisian Kekosongan Jabatan

Menurut Andi, meningkatnya minat ASN untuk melanjutkan pendidikan juga dipengaruhi oleh kebijakan terbaru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang memberikan kemudahan dalam proses pencantuman gelar akademik bagi ASN. Kemudahan tersebut menjadi salah satu faktor pendorong bagi para pegawai untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka.

“Kebijakan BKN terkait kemudahan pencantuman gelar itu menjadi motivasi tersendiri bagi teman-teman untuk melanjutkan sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi menuturkan tingkat pendidikan ASN memiliki pengaruh terhadap penilaian organisasi. Aspek tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN). Selain dukungan regulasi, fleksibilitas sistem pembelajaran juga menjadi alasan semakin banyak ASN yang memilih kembali ke bangku kuliah.

Baca Juga :  BKD Kaltara: Kepastian Rekrutmen CPNS Menunggu Relaksasi Aturan Belanja Pegawai

Saat ini, sistem perkuliahan yang menggabungkan metode tatap muka dan daring atau hybrid learning dinilai sangat membantu ASN dalam membagi waktu antara pekerjaan dan pendidikan.

“Kini pola pendidikan jauh lebih fleksibel. Terbuka ruang bagi teman-teman untuk meningkatkan kompetensi karena bisa menggunakan sistem hybrid, bisa via Zoom, dan sebagainya. Hal ini didukung penuh oleh regulasi PANRB terkait perubahan sistem perkuliahan, khususnya bagi ASN,” pungkasnya.

Dengan semakin banyak ASN yang meningkatkan kualifikasi pendidikan, Pemerintah Provinsi Kaltara berharap kualitas pelayanan publik dapat terus meningkat seiring bertambahnya kapasitas, kompetensi, dan profesionalitas aparatur pemerintah. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *