Warga Susah Jadi Saksi, Kendala Reskoba Ungkap Kasus Sabu Area Pesisir

Hukrim, Tarakan385 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Wilayah pesisir menjadi wilayah dengan zona yang sangat rawan peredaran narkotika di Kota Tarakan. Pasalnya, hampir setiap temuan, pelaku dari peredaran barang haram ini selalu menyasar wilayah pesisir.

Kasat Reskoba Polres Tarakan, IPDA Dien F Romadhoni melalui KBO Reskoba Polres Tarakan, IPDA Amiruddin menjelaskan sejak dulu wilayah pesisir selalu menjadi lokasi fokus pihaknya.

Baca Juga :  Mantan Pekerja Diduga Curi 434 Kg Rumput Laut Milik Majikan, Dua Pelaku Diamankan Polisi

“Dari hasil pengungkapan di lapangan itu memang banyak di pesisir, termasuk masuknya barang yang jumlahnya besar dari pesisir,” tukasnya, Kamis (9/6/2022).

Ia menyebutkan bahwa wilayah pesisir banyak jalan tikus yang membuat pelaku mudah untuk bersembunyi sambil melakukan transaksi. Terlebih minimnya akses kendaraan membuat petugas kesulitan melakukan pemantauan lebih dalam.

“Kebanyakan di gang-gang, jalannya sempit kan tidak bis masuk mobil. Kalau pun patroli itu terkendala dengan jalan di pesisir. Sehingga mereka banyak melakukan peredaran gelap itu ya di daerah pesisir,” paparnya.

Baca Juga :  Potensi Hujan Masih Ada, Waspadai Kabut Asap

Lanjut, ia juga menerangkan terdapat kendala lain seperti hal nya masyarakat yang kurang terbuka. Berdasarkan hasil pantauan pihaknya juga banyak masyarakat yang takut untuk melaporkan bahwa diwilayahnya terdapat jaringan narkoba.

“Mereka takut, mereka juga kadang-kadang tidak mau jadi saksi. Mungkin karena banyak yang kerjanya nelayan makanya tidak mau waktunya tersita,” jelas Amir.

Baca Juga :  Digali hingga 8 Meter, Batu Bara di Jalan Pantai Amal Lama Masih Membara

Hal ini sangat disayangkan pihaknya, karena masyarakat masih kurang sadar akan peredaran gelap sabu yang tentu mengancam dengan serius wilayah perbatasan di Tarakan. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *