378 Ibu Hamil di Tarakan Ikut Vaksinasi Jenis Sinovac

benuanta.co.id, TARAKAN – Sebanyak 378 ibu hamil di Tarakan mendapatkan vaksinasi jenis Sinovac dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan pada Jumat, 24 September 2021.

Ibu hamil merupakan salah satu target sasaran prioritas program vaksinasi Covid-19. Pemerintah menetapkan kebijakan ini untuk menekan angka risiko penularan dan kematian akibat Covid-19 pada ibu hamil. Hal tersebut ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Surat Edaran No. HK.02.01/I/ 2007/2021.

Kepada benuanta.co.id, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes., menerangkan jumlah ibu hamil yang didata sebanyak 1.030, namun data ini telah dipilah berdasarkan trimester kehamilan.

Baca Juga :  Polisi Tidur di Ladang Dievaluasi, Dishub Tarakan Sebut Pemasangan Atas Permintaan Kodaeral XIII

“Kemarin pendataan kita ada 1.030, tapi berdasarkan hasil rapat pada Sabtu lalu untuk yang kehamilan 13 hingga 28 Minggu aja yang disuntik,” terangnya, Jumat (24/9/2021)

Sementara itu, untuk usia kehamilan 28 Minggu ke atas akan disuntik langsung di RSUD dan RSUKT bersama dokter konsultan khusus.

Ditambahkan Devi, pada vaksinasi massal kali ini banyak ibu hamil yang tidak hadir. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai alasan, di antaranya masih takut dan ragu-ragu.

Baca Juga :  Lima Warga Tarakan Korban Speedboat Mati Mesin Ditemukan Selamat

“Sekarang permasalahannya ibu hamil sudah daftar tapi begitu dihubungi untuk vaksin masih ragu, dan juga kami telepon nomornya tidak bisa dihubungi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini juga, Devi memberikan penegasan bahwa vaksinasi untuk ibu hamil aman dan sangat istimewa. Karena mendapatkan dokter konsultan khusus untuk sharing permasalahan seputar vaksin ibu hamil. (*)

Baca Juga :  Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Dapur Rumah Warga Mamburungan

Reporter : Endah Agustina

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *