Prof Adri Pastikan Tambah 5 Prodi Strata 2 di Universitas Borneo Tarakan

Tarakan563 views

TARAKAN – Melihat kebutuhan pasar di Kalimantan Utara yang memerlukan Sumberdaya Manusia yang unggul, maka Rektor terpilih Universitas Borneo Tarakan (UBT) periode 2021-2025 menjemput bola untuk hadirkan 5 program studi Strata 2 (S2) di UBT.

Prof. Dr. Adri Patton, M.Si menilai pengembangan UBT harus terus berlanjut, karena Kaltara memerlukan SDM yang memadai untuk menunjang pembangunan daerah.

Baca Juga :  Mobilitas Ojol Didorong Jadi Sumber Informasi Kamtibmas

“Kita akan terus mengembangkan UBT ini dengan penambahan beberapa program studi khususnya Strata 2. Sekitar 3-5 S2 akan kita tambah, agar cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa dapat kita wujudkan”, ungkap Adri kepada Benuanta.co.id pada Rabu, (10/02/2021).

Program studi Strata 2 yang akan ditambah yaitu Magister Ilmu Lingkungan, Ilmu Pertanian dan Manajemen.

Tahun ini, pihaknya telah mengajukan penambahan prodi tersebut ke L2Dikti Kemendikbud.

Baca Juga :  Digali hingga 8 Meter, Batu Bara di Jalan Pantai Amal Lama Masih Membara

“Tahun ini kita sudah proses 3 prodi, selanjutnya kita usahakan tambah 2 prodi S2. Semoga tahun 2022 sudah bisa menerima Mahasiswa baru”, tambah Rektor dua periode tersebut.

Pihaknya terus bersinergi dengan stakeholder untuk memajukan dunia pendidikan tinggi di kaltara.

“Untuk mewujudkan Kampus Merdeka, UBT akan terus bersinergi dengan Pemerintah dan dunia usaha”, tambahnya.

Baca Juga :  Daya Beli Masyarakat Melemah, Omzet Pedagang Pasar Gusher Tarakan Turun Drastis

Terpisah, dirinya juga meyakini kesiapan UBT dari sisi sarana dan prasarana telah memadai dan akan terus ditingkatkan.

“Infrastruktur kita sudah sangat mendukung, tinggal ditingkatan lagi. Kita punya gedung perkuliahan, laboratorium dan masih banyak lagi yang bisa menunjang penambahan prodi S2 itu”, tuntas pria yang gemar bernyanyi tersebut.(*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *