Kasus Covid-19 Melonjak Tinggi, Walikota : PSBB Sudah Tidak Efektif

TARAKAN – Walikota Tarakan menilai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak efektif meskipun akan diterapkan kembali di Tarakan, kebijakan PSBB dinilai tidak terlalu efektif menekan laju penyebaran Covid-19 di kota Tarakan.

“Kota Tarakan tidak perlu kembali menerapkan PSBB, karena saat ini Tarakan sudah memasuki fase transmisi komunitas, sehingga PSBB kita nilai tidak terlalu efektif lagi,” ujar Walikota Tarakan, dr. Khairul, M. Kes kepada benuanta.co.id, Kamis (7/1/2021)

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem, BPBD Catat 13 Titik Pohon Tumbang di Tarakan

Untuk diketahui, Transmisi komunitas (Community transmission) merupakan kondisi Covid-19 di suatu daerah yang sudah menyebar ke mana-mana dan sudah tidak bisa lagi dilacak dari mana sumber penularannya.

Kondisi tersebut ditegaskan telah menjajaki kota Tarakan sejak akhir tahun 2020, dimana laju perkembangan kasus positif Covid-19 sangat tinggi tiap harinya. Saat ini jumlah kumulatif kasus Covid-19 mencapai 2.466 orang dan yang sedang dalam proses perawatan sebanyaj 1089 orang.

Baca Juga :  Fenomena LGBT di Tarakan Dinilai Perlu Pendekatan Keluarga dan Edukasi

Pantauan benuanta.co.id, PSBB dinilai dapat mempengaruhi perekonomian jika telah diterapkan, sehingga tidak sedikit masyarakat kota Tarakan yang menolak diberlakukannya PSBB.

Pantauan Khairul, kepatuhan masyarakat Tarakan terhadap penerapan protokol kesehatan akhir-akhir ini dinilai mengendor, masih banyak masyarakat yang berkerumun tanpa mematuhi protokol kesehatan.

“Dalam kondisi kota Tarakan saat ini, kesadaran masyarakat merupakan salah satu pertahanan utama untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Yang perlu kita tingkatkan adalah penerapan protokol kesehatan secara ketat dan konsisten,” tutupnya.(*)

Baca Juga :  Pamit Salat Jumat, Sekelompok Remaja Malah Balap Liar di Kawasan Islamic Center Tarakan

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *