Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Gajah Mada Diduga karena Sakit

Hukrim, Tarakan97 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Seorang pria berinisial LW (49) ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar kos di Jalan Gajah Mada RT 031, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Ahad (16/8/2026) lalu. Polisi menyebut korban diduga meninggal dunia akibat sakit.

Kasi Humas Polres Tarakan, IPTU Rusli, mengungkapkan peristiwa tersebut diketahui setelah Bhabinkamtibmas menerima laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di kamar kos.

“Bhabinkamtibmas menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di lokasi tersebut,” ungkapnya, Rabu (19/7/2026).

IPTU Rusli menjelaskan, laporan tersebut diterima dan ditindaklanjuti sekitar pukul 12.00 WITA. Setelah menerima informasi, Bhabinkamtibmas bersama pihak terkait langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban.

“Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.00 WITA setelah Bhabinkamtibmas menerima informasi dari masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Di Tengah Gejolak Daerah, Merah Putih Jangan Sampai Kehilangan Makna

Korban diketahui berinisial LW, seorang laki-laki berusia 49 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Korban juga diketahui berdomisili di wilayah Kecamatan Tarakan Barat dan tinggal di salah satu kamar kos di Jalan Gajah Mada.

“Korban diketahui berinisial LW (49), laki-laki, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas,” ujarnya.

Setelah tiba di lokasi, petugas melakukan pengecekan terhadap kondisi korban serta berkoordinasi dengan pihak keluarga maupun kerabat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kejadian berjalan sesuai prosedur kepolisian.

“Bhabinkamtibmas bersama pihak terkait mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan pihak keluarga maupun kerabat korban,” katanya.

Dari informasi awal yang diperoleh petugas di lokasi, korban diduga meninggal dunia karena sakit. Namun, kepolisian menegaskan dugaan tersebut masih berdasarkan keterangan awal dan belum dapat dianggap sebagai kesimpulan medis mengenai penyebab kematian korban.

Baca Juga :  Sebagian Besar Isi Gudang Toko STB Ludes Terbakar

“Korban diduga meninggal dunia karena sakit,” tuturnya.

Polisi menyebut dugaan tersebut masih bersifat awal karena informasi diperoleh berdasarkan keterangan yang ada saat petugas melakukan penanganan di lokasi. Karena itu, penyebab kematian secara medis tidak disimpulkan hanya berdasarkan temuan awal tersebut.

“Informasi tersebut masih merupakan dugaan awal berdasarkan keterangan yang diperoleh dan tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan medis,” imbuhnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas juga mengarahkan pihak keluarga atau kerabat korban untuk membuat laporan sesuai prosedur kepolisian. Pelaporan tersebut diperlukan untuk melengkapi administrasi serta proses penanganan lebih lanjut.

“Petugas mengarahkan pihak keluarga atau kerabat korban untuk membuat laporan sesuai prosedur kepolisian,” katanya.

Baca Juga :  SNT Tarakan Disiapkan Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, 20 Hektare Lahan Tunggu Hibah Kementerian

Sejumlah langkah dilakukan personel kepolisian setelah menerima laporan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP hingga melakukan koordinasi dengan pihak keluarga maupun kerabat korban. Petugas juga memberikan arahan mengenai proses pelaporan yang harus dilakukan.

“Personel kepolisian melakukan langkah-langkah berupa mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan koordinasi dengan keluarga atau kerabat korban, serta memberikan arahan terkait proses pelaporan,” paparnya.

Polisi mengimbau masyarakat agar segera menghubungi pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa maupun kondisi yang membutuhkan penanganan petugas. Hal tersebut bertujuan agar setiap kejadian dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur.

“Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa maupun kondisi yang membutuhkan penanganan kepolisian,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *