Soal Pengeroyokan Oknum Guru, Begini Tanggapan Bupati Laura

benuanta.co.id, NUNUKAN – Terkait pengeroyokan yang dilakukan terhadap oknum guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kecamatan Seimanggaris tentunya menjadi perhatian ruang lingkup pemerintahan Kabupaten Nunukan, Salah satunya Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura hafid.

Persoalan pengeroyokan itu ternyata perihal mutasi terhadap seorang guru yakni berinisial TSL yang ditempatkan di SMPN 3 Seimenggaris sebagai guru biasa.

Tidak terima dimutasi, sehingga TSL melakukan pengeroyokan terhadap korban di Perumahan Guru SMPN 2 Seimenggaris RT 2, Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimenggaris pada Ahad, 15 Mei 2022 sekitar pukul 14.00 WITA.

Baca Juga :  Bupati Cup 2026 Dibuka, Jadi Panggung Talenta Pesepak Bola Lokal Nunukan 

Saat menggelar Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Nunukan pada Selasa, 17 Mei 2022.

Bupati Laura mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk introspeksi diri dalam menjalankan tugas. Laura menegaskan kepada para ASN untuk fokus bekerja sesuai aturan, tidak memikirkan yang bukan urusannya.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Harga Kelapa Sawit, Bupati Nunukan Terbitkan SE Nomor 47 Tahun 2026 

“Kalian fokus saja bekerja sesuai aturan dan pekerjaan masing-masing jangan mencampur adukkan pekerjaan dengan urusan politik,” tegas Laura.

Sedangkan untuk ASN yang dimutasi, bekerja sesuai penempatannya tanpa harus protes karena itu demi peningkatan tata kelola pemerintahan. Ia juga meminta kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih tegas kepada bawahannya dalam menjalankan tugas. (*)

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Apresiasi Kontribusi KKSS dalam Mendukung Pembangunan dan Harmoni Sosial

Reporter: Darmawan

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *