Soal Pengeroyokan Oknum Guru, Begini Tanggapan Bupati Laura

benuanta.co.id, NUNUKAN – Terkait pengeroyokan yang dilakukan terhadap oknum guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kecamatan Seimanggaris tentunya menjadi perhatian ruang lingkup pemerintahan Kabupaten Nunukan, Salah satunya Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura hafid.

Persoalan pengeroyokan itu ternyata perihal mutasi terhadap seorang guru yakni berinisial TSL yang ditempatkan di SMPN 3 Seimenggaris sebagai guru biasa.

Baca Juga :  Wabup Hermanus Lepas Pengiriman Bantuan Logistik BNPB untuk Korban Longsor di Krayan Selatan

Tidak terima dimutasi, sehingga TSL melakukan pengeroyokan terhadap korban di Perumahan Guru SMPN 2 Seimenggaris RT 2, Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimenggaris pada Ahad, 15 Mei 2022 sekitar pukul 14.00 WITA.

Saat menggelar Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Nunukan pada Selasa, 17 Mei 2022.

Baca Juga :  Berulang Kali Ditemukan Menggelandang, Dinsos Nunukan Kembali Evakuasi Penyandang Disabilitas

Bupati Laura mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk introspeksi diri dalam menjalankan tugas. Laura menegaskan kepada para ASN untuk fokus bekerja sesuai aturan, tidak memikirkan yang bukan urusannya.

“Kalian fokus saja bekerja sesuai aturan dan pekerjaan masing-masing jangan mencampur adukkan pekerjaan dengan urusan politik,” tegas Laura.

Sedangkan untuk ASN yang dimutasi, bekerja sesuai penempatannya tanpa harus protes karena itu demi peningkatan tata kelola pemerintahan. Ia juga meminta kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih tegas kepada bawahannya dalam menjalankan tugas. (*)

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Perkuat Basis Data Perikanan Budidaya di Dua Kecamatan

Reporter: Darmawan

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *