benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di wilayah perbatasan, khususnya melalui peningkatan akses pendidikan tinggi dan layanan kesehatan. Komitmen ini dipertegas dalam pertemuan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dengan Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa (JJ) di Makassar, pada Senin (22/6/2026).
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penguatan Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur afirmasi bagi putra-putri Kabupaten Nunukan. Program ini telah berjalan sejak tahun lalu sebagai upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat perbatasan untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Bupati Nunukan, Irwan Sabri mengatakan, jalur afirmasi merupakan investasi jangka panjang daerah dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.
“Kami berharap Unhas terus memberikan dukungan terhadap program ini. Jalur afirmasi menjadi langkah strategis agar putra-putri Nunukan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menempuh pendidikan tinggi, kemudian kembali dan berkontribusi membangun daerah,” ujarnya.
Menurut Irwan, program afirmasi telah menunjukkan hasil positif. Pada tahun pertama pelaksanaannya, sebanyak 33 mahasiswa asal Nunukan berhasil diterima dan saat ini sedang menempuh pendidikan di Unhas.
Untuk tahun ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Unhas berkomitmen memperkuat implementasi program tersebut agar semakin banyak generasi muda perbatasan yang dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas.
Sementara itu, Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa menegaskan keberhasilan program afirmasi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang diterima, tetapi juga dari kemampuan semua pihak dalam memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan studi hingga lulus.
“Daerah perbatasan merupakan garda terdepan Indonesia yang memerlukan perhatian bersama, termasuk dari perguruan tinggi. Mahasiswa afirmasi yang kuliah di Unhas harus terus didampingi agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali mengabdi di daerah asalnya,” kata Prof. Jamaluddin.
Usai pertemuan, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas.
Kerja sama tersebut mencakup pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, terutama dalam penguatan layanan kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Nunukan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM dan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








