benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan mengalokasikan hibah sebesar Rp100 juta kepada Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) untuk mendukung pelaksanaan program kerja tahun 2026.
Dukungan anggaran ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran FKDM sebagai garda terdepan dalam sistem deteksi dini di tengah masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki kerawanan tersendiri.
Melalui hibah tersebut, FKDM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam mengidentifikasi, mencegah, serta mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan, Hasan Basri menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah.
“FKDM memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kewaspadaan dini masyarakat. Dengan adanya dukungan anggaran ini, kami berharap kinerja FKDM semakin optimal, khususnya dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini,” ujar Hasan pada Selasa, (5/5/2026).
Sementara itu, Ketua FKDM Kabupaten Nunukan menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut untuk kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat.
“Kami akan fokus pada penguatan koordinasi di tingkat desa hingga kecamatan, serta peningkatan kapasitas anggota FKDM agar lebih responsif terhadap berbagai dinamika di wilayah perbatasan,” katanya.
Penguatan fungsi kewaspadaan dini ini dinilai penting guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjaga ketahanan wilayah Kabupaten Nunukan dari berbagai potensi gangguan. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







