Makan Korban, Ketua DPRD Kaltara Desak Kabel Menjuntai Segera Ditangani

BULUNGAN – Persoalan kabel menjuntai di beberapa sudut jalan Tanjung Selor yang ramai menjadi sorotan warga, kini mendapat perhatian Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Achmad Djufrie.

Kondisi kabel yang menjuntai rendah dan tak kunjung diperbaiki dinilai dapat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama para pengendara yang melintas. Bahkan, diberitakan sebelumnya, seorang pria dewasa diduga menjadi korban setelah sebuah truk pengangkut sampah menabrak kabel hingga menjuntai ke bawah dan menyebabkan kecelakaan.

Menanggapi persoalan itu, Achmad Djufrie meminta pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pemasangan dan pemeliharaan kabel, termasuk PLN dan Telkom, agar lebih memperhatikan kondisi kabel di sepanjang jalan.

Baca Juga :  HUT ke-14 Kaltara, Soroti Pemerataan Pembangunan: Jangan Hanya Bangga pada Pertumbuhan Ekonomi

Ia menegaskan, kabel yang sudah tidak tertata dengan baik atau menjuntai hingga mendekati badan jalan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pihak terkait harus segera melakukan pengecekan dan penanganan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

“Untuk pihak PLN dan Telkom maupun pihak yang bersangkutan, harap lebih diperhatikan lagi kabelnya. Jangan diabaikan begitu saja,” tegasnya, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, perusahaan yang memanfaatkan jaringan kabel untuk memberikan layanan kepada pelanggan juga harus memperhatikan keselamatan masyarakat. Jangan sampai keberadaan kabel hanya menjadi bagian dari kegiatan usaha, tetapi kondisi di lapangan justru luput dari perhatian.

Baca Juga :  HUT ke-14 Kaltara, Soroti Pemerataan Pembangunan: Jangan Hanya Bangga pada Pertumbuhan Ekonomi

“Tidak boleh juga hanya mengambil keuntungan dari pelanggan, tapi kondisi kabel yang masih perlu penanganan harus diperhatikan. Agar semuanya juga nyaman saat beraktivitas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar penanganan kabel bermasalah tidak harus menunggu munculnya korban terlebih dahulu. Sebab, kabel yang menjuntai di jalan bisa membahayakan pengendara, khususnya kendaraan besar seperti truk yang melintas di kawasan tersebut.

Menurutnya, kondisi seperti ini perlu segera ditindaklanjuti sebelum menimbulkan kecelakaan lain. Apalagi, jika kabel dibiarkan terlalu rendah dan tidak segera diperbaiki, risiko bagi pengguna jalan akan semakin besar.

Baca Juga :  HUT ke-14 Kaltara, Soroti Pemerataan Pembangunan: Jangan Hanya Bangga pada Pertumbuhan Ekonomi

“Jangan sampai sudah ada korban baru ditindaklanjuti. Sampai sudah ada korban seperti ini dan parah lukanya, jangan sampai nanti masyarakat sendiri yang menangani karena pihak terkait terlihat tidak peduli,” katanya.

Achmad Djufrie berharap pihak terkait segera turun ke lapangan untuk memeriksa kabel-kabel yang kondisinya mengkhawatirkan. Penanganan juga diharapkan tidak hanya dilakukan pada satu titik, tetapi menyeluruh di sejumlah ruas jalan yang berpotensi membahayakan masyarakat. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli