Angkutan Orang dalam Trayek Sebatik Masih Didominasi Plat Hitam

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan menyelenggarakan koordinasi dan sinkronisasi pengawasan penyelenggaraan angkutan orang dalam trayek.

Dijelaskan Kabid Lalu Lintas Dinas Pehubungan Nunukan, Mahyudin terlaksananya kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan informasi tentang penyelenggarakan ijin angkutan dalam trayek kepada masyarakat. Proses dan prosedur pengurusan izin penyelenggaraan angkutan orang dalam trayek sesuai dengan regulasi Peraturan Menteri nomor 15 tahun 2019.

Baca Juga :  Band GIGI Meriahkan Malam Puncak HUT ke-27 Nunukan, Ini Prakiraan Cuaca Lengkap BMKG

“Izin trayek dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan PTSP, tetapi persyaratan administrasi teknis tetap dilakukan oleh Dinas Perhubungan,” kata Mahyudin.

Jika melihat kendaraan yang digunakan angkutan orang di wilayah Sebatik lebih didominasi plat hitam, atau menggunakan mobil pribadi, karena wilayah ini belum ada taksi atau angkutan umum seperti di Kota Nunukan yang menggunakan plat warna kuning.

Baca Juga :  Perputaran Ekonomi Paras Fest 2026 Tembus Rp12,6 Miliar

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha UPT PKB Kabupaten Nunukan, Joni mengatakan kendaraan di wilayah Sebatik rata-rata kendaraan yang beroperasi platnya berwarna hitam atau pribadi.

Sesuai dengan regulasi bahwa salah satu syarat untuk mendapatkan izin angkutan orang dalam trayek harus plat kuning. Namun dirinya memberikan solusi jika kendaraan plat hitam maka opsi dapat menggunakan ijin angkutan sesuai PM nomor 117 tahun 2018. (*)

Baca Juga :  2 Pengedar Sabu di Nunukan Diamankan Tim Gabungan, Barbuk 81 Gram dan 42.100 Ringgit Malaysia Turut Disita

Reporter : Darmawan

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *