Satu Unit Rumah di Sebatik Ludes Dilahap Si Jago Merah

Nunukan307 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Si jago merah kembali melahap salah satu rumah warga di Jalan Ponorogo Desa Tanjung Aru RT 13 Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan pada Sabtu (5/11/2022) siang.

Komandan pleton pemadam kebakaran Sebatik Timur, Abdul Wahid melaporkan, satu unit rumah warga yang di lahap jago merah tersebut yakni milik Patola (62).

“Rumah tersebut berbahan kayu dengan luas sekitar 8 x 12 meter persegi ludes terbakar,” kata Abdul Wahid saat melaporkan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Ancaman El Nino, Wabup Nunukan Hermanus Minta Warga Waspada Karhutla

Diungkapkannya, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut informasi warga sekitar kata Wahid, api mulai terlihat pada bagian dapur atau rumah milik Patola.

“Karena bahan bangunan tersebut kayu, jadi api cepat membesar menyebar dan keseluruh bagian rumah,” katanya.

Dikatakannya, saat si jago merah berkobar, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat, lantaran sedang pergi makbettang dan rumah ditinggalkan dalam keadaan terkunci.

Baca Juga :  Warga Aji Kuning Lakukan Perbaikan Jembatan Kayu secara Swadaya

Dijelaskannya, pemadam kebakaran Sebatik Timur menerima informasi laporan adanya kebakaran sekira pukul 15.00 Wita.

“Setelah mendapat laporan, kita langsung tindak lanjuti dengan menurunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran ditambah 1 unit mobil pemadam dari Sebatik Utara serta 1 unit mobil rescue,” ungkapnya.

Petugas di lapangan sudah berusaha berjibaku memadamkan kobaran api, hingga proses pemadaman dan pendinginan dilakukan sekitar satu jam.

Baca Juga :  Marak Korban Investasi Bodong, Kapolres Nunukan Minta Masyarakat Tak Tergiur Keuntungan Besar

“Selain memadamkan api, kita juga berusaha menjaga jangan sampai api menjalar ke rumah warga yang ada di sekitarnya, pendinginan dilakukan secara maksimal,” bebernya.

Sementara itu, sumber api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang terjadi dari dalam dapur.

“Saat ini pemilik rumah sudah ditampung di rumah keluarganya,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *