Ancaman El Nino, Wabup Nunukan Hermanus Minta Warga Waspada Karhutla

benuanta.co.id, NUNUKAN – Puncak fenomena El Nino yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bakal berlangsung pada Agustus hingga September 2026 mendatang mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan.

Antisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Wakil Bupati Nunukan, Hermanus mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap penggunaan api di area rawan. Hermanus mengatakan, fenomena cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah saat ini memicu kekeringan pada vegetasi hutan dan lahan, sehingga sangat rentan memicu terjadinya kebakaran besar.

Baca Juga :  Penyelundupan 72 Koli Ballpress Asal Tawau Digagalkan di Sebatik, 3 Mobil Pick Up Turut Diamankan

“Kita saksikan bersama di berbagai media, musibah karhutla mulai marak terjadi akibat El Nino. Karena itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan di mana pun berada agar lebih berhati-hati,” ujar Hermanus.

Ia menekankan, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu timbulnya titik api, terutama di kawasan lahan kering dan kawasan hutan. Sifat api yang mudah merambat di musim kemarau menjadi ancaman serius bagi keselamatan dan lingkungan.

Baca Juga :  Kebutuhan Pupuk Subsidi di Nunukan Jauh dari Alokasi, DPRD Dorong Penambahan Pasokan

Menurutnya, penanganan dan pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah maupun aparat keamanan semata. Namun, sangat dibutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Diperlukan kerja sama dan partisipasi kita semua untuk saling menjaga. Mari kita berdoa dan berikhtiar agar daerah kita, Kabupaten Nunukan, terhindar dari musibah karhutla sebagaimana yang dialami daerah lain di Pulau Kalimantan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Langsung Dimusnahkan, Makanan dan Minuman Kedaluwarsa Ditemukan di Sejumlah Toko Sebatik Utara

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *