Warga Tembelunu dan Salid di Sembakung Minta Dimekarkan Jadi Desa

Nunukan769 views

NUNUKAN – Warga yang mengatasnamakan diri dari Presidium Pemekaran Desa Temulid, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, siap untuk dimekarkan atau pisah dari Desa Atap. Hal ini bertujuan untuk menggenjot pelayanan publik dalam segala bidang.

Ketua Tim Satu Presedium Pemekaran Desa Temulid, Kaharuddin mengatakan, melihat dari sekian lama tidak ada perubahan maupun kemajuan di dua kampung tersebut, yakni Tembelunu dan Salid, sehingga warga sepakat untuk melakukan pemekaran desa agar kedua kampung ini bisa maju. Sehingga masyarakat semakin sejahtera, serta sejajar dengan desa-desa yang ada di Kecamatan Sembakung.

Baca Juga :  Harga Rumput Laut di Nunukan Jatuh saat Produksi Melimpah, Kini Diangka Rp20 Ribu per Kg

“Kami ingin pemekaran desa ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang ada di sini, karena jarak tempuh dari Desa Atap itu sangat jauh. Jadi ini sangat perlu sekali Desa Temulid ini dimekarkan,” kata Kaharuddin, kepada benuanta.co.id, Jumat (30/10/2020).

Sedangkan untuk jumlah penduduk di dua kampung ini ini sekitar 120 kepala Keluarga (kk), sedangkan untuk jumlah jiwa sekitar 400 lebih jiwa. Kaharuddin juga menjelaskan, akses jalan yang penting untuk dibangun agar pelayaran publik lebih mudah jika terpisah dari desa induk.

Baca Juga :  Cegah Produk Tak Layak, Satpol PP Awasi Peredaran Barang Kedaluwarsa di Nunukan

“Jika masih bergandengan dengan desa induk, menurut saya perkembangan kedua kampung ini akan terlambat. Ini mengakibatkan perekonomian sulit untuk terbangun karena tidak mendapat perhatian,” jelasnya.

Lanjut dia, sektor yang akan dikembangkan nantinya di Desa Temulid jika dimekarkan adalah perkebunan bulanan, seperti palawija dan lainnya, dan tahunan itu adalah kencur mengingat tanaman tersebut juga sangat menjanjikan. (*)

Baca Juga :  Daerah Pemasok Alami Kekeringan, Harga Cabai di Nunukan Tembus Rp 120 Ribu per Kg

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *