benuanta.co.id, BULUNGAN — Kasus gangguan kesehatan pernapasan di Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami peningkatan di tengah kondisi kabut asap yang terjadi belakangan ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara Usman, mengatakan terdapat peningkatan kasus pada periode tertentu. Berdasarkan data yang dimiliki, jumlah kasus tercatat lebih dari 1.000 kasus dalam sepekan.
“Sekitar 1.049 kasus ISPA,” sebut Usman, Rabu (16/9/2026).
Ia menyebut data tersebut merupakan pencatatan pada minggu ketiga, yakni sekitar 5 hingga 9 September. Namun, Usman belum merinci lebih jauh distribusi kasus berdasarkan kabupaten dan kota.
Menurut Usman, kondisi kabut asap menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat, khususnya penyakit yang berkaitan dengan saluran pernapasan.
Dinkes Kaltara, kata dia, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Fasilitas pelayanan kesehatan juga diharapkan mampu menangani peningkatan kunjungan akibat gangguan kesehatan.
“Kita harapkan kapasitas fasilitas kesehatan yang ada,” ujarnya.
Selain penanganan di fasilitas kesehatan, Usman mengimbau masyarakat melakukan pencegahan, salah satunya dengan menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Usman mengatakan kondisi kesehatan masyarakat juga perlu terus dipantau seiring perubahan cuaca dan kualitas udara di sejumlah wilayah Kaltara. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







