Gangguan Pasokan Gas hingga Keterlambatan Pemeliharaan Diesel Jadi Penyebab Pemadaman Listrik Berulang di Nunukan

Nunukan18 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemadaman listrik yang terjadi di Kabupaten Nunukan dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi sejumlah persoalan pada sistem kelistrikan, mulai dari gangguan pasokan gas untuk pembangkit hingga keterlambatan pemeliharaan mesin diesel.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Nunukan, Putu Sudiarta mengatakan, kondisi sistem kelistrikan Nunukan saat ini menghadapi sejumlah kendala yang berdampak terhadap keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

Salah satunya terjadi pada pembangkit berbahan bakar gas. Kebocoran pada pipa sumber pasokan gas membuat operasional pembangkit ikut terdampak.

Baca Juga :  Langgar Aturan, Imigrasi Nunukan Deportasi Satu WN Filipina lewat Bandara Soetta

“Untuk kondisi pembangkit gas, saat ini terdapat kendala kebocoran pada pipa sumber pasokan gas yang berdampak terhadap operasional pembangkit,” ujar Putu.

Selain persoalan pasokan gas, keandalan sistem juga dipengaruhi pemeliharaan pembangkit diesel. Dalam enam bulan terakhir, terdapat unit pembangkit diesel yang mengalami keterlambatan pemeliharaan sehingga kapasitas pembangkit yang tersedia belum optimal.

Di sisi lain, kebutuhan listrik masyarakat Nunukan terus mengalami peningkatan. Namun, kondisi tersebut belum diimbangi dengan penambahan kapasitas pembangkit. PLN memperkirakan tambahan unit mesin pembangkit baru akan tiba pada November 2026. Penambahan tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mengantisipasi pertumbuhan beban listrik di Nunukan.

Baca Juga :  27 Pelajar Nunukan Bawa Nama Perbatasan ke Jambore Nasional XII 2026

Putu menjelaskan, pemadaman dalam beberapa hari terakhir juga dipicu gangguan pada sistem setelah salah satu sumber pasokan daya terlepas dari jaringan. Kondisi tersebut menyebabkan ketidakseimbangan sistem dan memicu proteksi otomatis. Sistem proteksi bekerja untuk mengamankan peralatan pembangkit serta mencegah gangguan meluas ke bagian jaringan lainnya.

“Gangguan terjadi akibat terlepasnya salah satu sumber pasokan daya dari sistem kelistrikan yang menyebabkan ketidakseimbangan sistem. Kondisi itu kemudian memicu proteksi otomatis untuk menjaga keamanan peralatan dan mencegah gangguan meluas,” jelasnya.

Baca Juga :  RSUD Nunukan Benahi SDM hingga Tata Kelola Pelayanan

Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan 40 personel gabungan. Tim tersebut melakukan penanganan gangguan dan pemulihan sistem sesuai prosedur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat, petugas serta keandalan jaringan.

“Kita menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *