Hari Keenam Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Perluas Area Penyisiran

Nunukan40 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pencarian terhadap nelayan yang hilang di Pulau Sebatik memasuki hari keenam.

Kepala Subbidang Evakuasi BPBD Nunukan, Hasanuddin mengatakan, hingga saat ini Tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian atas hilangnya Rahmatsyah (29), warga Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat.

“Korban sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah perairan Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat. Sejak laporan diterima, BPBD Kabupaten Nunukan langsung mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan operasi pencarian di lokasi yang diduga menjadi area hanyutnya korban,” terang Hasan.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Dugaan Investasi Bodong di Nunukan, Puluhan Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Dikatakannya, tim gabungan melaksanakan operasi secara intensif dengan metode penyisiran permukaan perairan serta pemantauan jalur arus laut. Di hari keenam, BPBD Kabupaten Nunukan kembali memperluas area pencarian dengan mempertimbangkan analisis arah arus laut dan kondisi cuaca di perairan Sebatik Barat.

Hasan mengatakan, operasi pencarian akan terus dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasi yang berlaku.

Baca Juga :  Minim Alat Bukti, Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Jasad Bayi di Sebatik

“BPBD bersama tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian secara maksimal dengan memperluas area penyisiran berdasarkan analisa arus dan kondisi lapangan, seluruh personel tetap siaga dan berkomitmen melaksanakan operasi hingga batas waktu yang ditentukan, serta terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat setempat,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Nunukan juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Sebatik Barat, agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda atau informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban. (*)

Baca Juga :  Pelaku Pembuang Jasad Bayi di Sebatik Dilidik Polisi, Telusuri lewat CCTV hingga Klinik Bersalin

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *